Sat. Aug 30th, 2025

Warga Kompleks Nusantara Bangun Masjid Babussalam, Modal Awal Rp1,85 Juta untuk Proyek Rp 6 Miliar

Teluk Bintuni, IndikatorNews.co.id – Dengan kas awal hanya Rp1,85 juta dan utang material Rp150 juta, warga Kompleks Nusantara, Distrik Bintuni Timur, optimistis dapat menuntaskan pembangunan Masjid Babussalam dan diperkirakan akan menelan anggaran senilai Rp 6 miliar.

Peletakan batu pertama dilakukan pada Sabtu (9/8/2025) oleh Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy SE, MH, disaksikan sejumlah pejabat daerah, tokoh masyarakat, dan warga.

Ketua Panitia Pembangunan, Sugiono mengungkapkan masjid lama yang digunakan selama ini sudah tidak mampu menampung jamaah, terutama pada salat Jumat dan Idul Fitri. “Lahan untuk pembangunan baru seluas 73 x 69 meter, dengan ukuran bangunan utama 25 x 25 meter, dua lantai. Kami yakin semangat gotong royong akan membuat pembangunan ini berjalan,” katanya.

Dukungan dana mulai mengalir. Seperti dari Anggota DPR Provinsi Papua Barat Erwin Beddu Nawawi berkomitmen akan mengalokasikan Rp 250 juta dari anggaran pokok pikiran (Pokir). Hal yang sama dari Anggota DPRK Teluk Bintuni  Wagiman, mengalokasikan dana pokir Rp 500 juta.

Wagiman yang juga sebagai Ketua Takmir Masjid Babussalam, menyebut masjid ini akan menjadi pusat dakwah sekaligus ikon baru kawasan tersebut.

Bupati Yohanis Manibuy menilai pembangunan masjid adalah simbol persatuan. “Masjid adalah suluh penerang umat, pusat pembinaan akhlak, dan tempat lahirnya gagasan kebaikan. Pembangunan rumah ibadah hanya bisa terwujud lewat kerukunan,” ujarnya, sambil mengaitkan pembangunan ini dengan visi Teluk Bintuni SERASI (Sehat, Enerjik, Religius, Andal, Smart, Inovatif).

Pembangunan diharapkan rampung tepat waktu, menjadi amal jariyah bagi seluruh pihak yang terlibat, serta kebanggaan warga Teluk Bintuni. (Tim/Wn).

By Wawan

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *