Daerah
Home / Daerah / Gubernur dan Wabup Kompak Tanam Matoa di Kampus UNIMUTU

Gubernur dan Wabup Kompak Tanam Matoa di Kampus UNIMUTU

Teluk Bintuni, IndikatorNews.co.id – Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Papua Barat menggelar gerakan penanaman 1.912 pohon dalam rangka kampanye “Muhammadiyah Menyelamatkan Bumi”, Sabtu (28/2/2026). Kegiatan yang dipusatkan di Kampus Universitas Muhammadiyah Teluk Bintuni (UNIMUTU) tersebut mendapat dukungan langsung dari Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni.

Hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, bersama Wakil Bupati Teluk Bintuni, Joko Lingara. Keduanya secara simbolis menanam bibit pohon matoa di halaman kampus sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan pelestarian lingkungan yang digagas Muhammadiyah.

Gerakan ini dilaksanakan serentak oleh seluruh warga dan simpatisan Muhammadiyah di berbagai kabupaten/kota se-Papua Barat. Lokasi penanaman tersebar di kompleks dan lahan milik Muhammadiyah, meliputi sekolah, kampus, masjid, hingga panti asuhan.

Ketua PW Muhammadiyah Papua Barat, Dr. Mulyadi Djaya dalam sambutannya menyampaikan bahwa angka 1.912 pohon yang ditanam memiliki makna historis, merujuk pada tahun berdirinya Muhammadiyah. Melalui gerakan ini, Muhammadiyah ingin menegaskan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup sebagai bagian dari dakwah amar ma’ruf nahi munkar.

“Menjaga bumi adalah bagian dari tanggung jawab moral dan keagamaan. Kampus harus menjadi pusat edukasi, bukan hanya dalam bidang akademik, tetapi juga dalam membangun kesadaran ekologis generasi muda,” ujarnya.

Meneladani Umar bin Khattab, Kasat Pol Air Bintuni Pikul Beras Salurkan Sembako untuk Janda dan Lansia

 

 

Gubernur Dominggus Mandacan mengapresiasi inisiatif Muhammadiyah Papua Barat yang dinilai selaras dengan program pemerintah dalam menjaga kelestarian hutan dan lingkungan di Tanah Papua. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dan institusi pendidikan dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan degradasi lingkungan.

“Papua Barat dikenal sebagai salah satu provinsi dengan tutupan hutan terbaik di Indonesia. Tanggung jawab kita bersama adalah menjaga warisan ini agar tetap lestari untuk anak cucu. Birukan langit, Hijaukan bumi” kata Dominggus.

Gubernur Dominggus Mandacan Kunjungi UNIMUTU, Tegaskan Komitmen Dukung Pendidikan Tinggi di Teluk Bintuni

Pemilihan pohon matoa sebagai jenis yang ditanam juga memiliki nilai strategis. Selain merupakan tanaman khas Papua, matoa memiliki nilai ekologis sebagai peneduh dan penyerap karbon, sekaligus bernilai ekonomis karena buahnya dapat dimanfaatkan masyarakat.

Wakil Bupati Joko Lingara menambahkan, Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni siap mendukung gerakan penghijauan yang melibatkan mahasiswa. Menurutnya, partisipasi generasi muda sangat penting dalam membangun budaya cinta lingkungan sejak dini.

Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi Papua Barat, unsur Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni, Rektorat UNIMUTU, dosen dan mahasiswa, serta Wakil Ketua II DPRK Teluk Bintuni, Yasman Yasir.

Dengan semangat kebersamaan, gerakan “Muhammadiyah Menyelamatkan Bumi” diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat komitmen pelestarian lingkungan di Papua Barat, sekaligus membangun kesadaran kolektif bahwa menjaga bumi adalah tanggung jawab bersama. (Wn).

Bupati Teluk Bintuni Terbitkan Instruksi Larangan Miras dan Tutup Tempat Hiburan Selama Ramadhan 1447 H

Comment

Leave a Reply