Bangkalan, IndikatorNews.co.id – Memasuki minggu terakhir Ramadan 1447 Hijriah, Kelompok Kerja Guru Agama (KKGA) Kecamatan Socah memanfaatkan momentum tersebut dengan menggelar Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan, Madura, tahun 2026.
Kegiatan yang dipusatkan di Aula SDN Keleyan 2 Kecamatan Socah itu diikuti puluhan peserta didik tingkat Sekolah Dasar (SD) dari berbagai lembaga pendidikan di wilayah tersebut.
Ketua panitia penyelenggara, Mukhlas Bashiri, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk menguji sekaligus mengevaluasi kemampuan peserta didik dalam memahami seni baca Al-Qur’an melalui Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ), yang selama ini menjadi bagian dari program pembinaan rutin guru agama.
(Foto) Ketua panitia penyelenggara, Mukhlas Bashiri, S.Pd., M.Pd.
“Untuk mengetes, menguji, dan mengevaluasi sejauh mana keberhasilan pemahaman mereka, sehingga diadakan lomba kecil-kecilan ini,” ujar Mukhlas Bashiri kepada media ini melalui sambungan telepon, Sabtu (14/3/2026).
Ia menyebutkan, sebanyak 34 peserta dari sekitar 40 lembaga sekolah dasar di Kecamatan Socah mengirimkan perwakilan siswanya untuk mengikuti perlombaan yang berlangsung selama satu hari tersebut.
Dalam pelaksanaannya, panitia juga melibatkan dewan juri yang kompeten, terdiri dari para pembina MTQ serta guru-guru Pendidikan Agama Islam yang memiliki pemahaman mendalam terkait penilaian tilawah Al-Qur’an.
Menurut Mukhlas, kegiatan pelatihan MTQ sendiri merupakan salah satu program kerja KKGA Kecamatan Socah yang dilaksanakan secara rutin setiap dua minggu sekali sebagai upaya meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an para peserta didik.
Selain lomba MTQ, festival tersebut juga dirangkaikan dengan berbagai cabang lomba seni dan sastra lainnya dalam rangkaian FLS3N, seperti lomba tari, kriya, pantomim, mendongeng, menulis cerita, gambar bercerita, hingga menyanyi tunggal.
Mukhlas berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah bagi siswa untuk menyalurkan bakat dan kreativitas mereka, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap seni, budaya, dan nilai-nilai keagamaan sejak dini.
“Kami berharap melalui festival ini, para siswa dapat semakin percaya diri dalam menampilkan bakatnya, serta termotivasi untuk terus belajar dan berprestasi, baik di bidang seni maupun dalam pemahaman Al-Qur’an,” pungkasnya. (Wn).











Comment