Religi
Home / Religi / Belum Semua Distrik Terjangkau Penyuluh Islam, Kemenag Bintuni Optimalkan Peran KUA Selama Ramadhan

Belum Semua Distrik Terjangkau Penyuluh Islam, Kemenag Bintuni Optimalkan Peran KUA Selama Ramadhan

Teluk Bintuni, IndikatorNews.co.id – Kepala Seksi Bimas Islam Kementerian Agama Kabupaten Teluk Bintuni, H. Nurkholis, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan 43 tenaga penyuluh agama Islam untuk mengisi tausyiah dan kultum selama bulan suci Ramadhan 1447 H.

Hal tersebut disampaikannya saat ditemui di ruang kerjanya, baru-baru ini. Menurutnya, puluhan penyuluh tersebut akan ditempatkan di 17 masjid yang tersebar di sejumlah wilayah di Teluk Bintuni.

“Sebanyak 43 penyuluh agama Islam sudah kami siapkan untuk mengisi tausyiah dan kultum Ramadhan di 17 masjid, mulai dari wilayah SP 1 Manimeri hingga Km 12,” ujar H. Nurkholis.

Ia menjelaskan, penempatan penyuluh difokuskan pada masjid-masjid yang berada di wilayah perkotaan dan sekitarnya, guna memastikan pelaksanaan kegiatan keagamaan selama Ramadhan berjalan optimal dan terkoordinasi.

Namun demikian, pihaknya mengakui masih terdapat sejumlah distrik yang belum dapat terjangkau oleh tenaga penyuluh agama Islam. Selain keterbatasan anggaran, faktor geografis juga menjadi salah satu kendala dalam pemerataan penempatan penyuluh untuk mengisi tausyiah maupun kultum Ramadhan.

Ngabuburit Bersama Bawaslu Teluk Bintuni, Ajak Masyarakat Saring Informasi dan Lawan Hoaks Pemilu

“Kami menyadari masih ada beberapa distrik yang belum bisa terjangkau secara langsung oleh penyuluh. Untuk itu, kami berkoordinasi dengan pihak KUA di distrik setempat agar dapat mengambil peran dalam mengisi tausyiah Ramadhan, selain sesuai tugas dan fungsi KUAnya,” jelasnya.

Melalui koordinasi tersebut, diharapkan pelaksanaan kegiatan keagamaan selama Ramadhan tetap berjalan dengan baik di seluruh wilayah, termasuk di distrik-distrik yang belum terjangkau secara langsung oleh penyuluh Bimas Islam.

Kemenag Teluk Bintuni berharap, kehadiran para penyuluh agama Islam di tengah masyarakat dapat memberikan pencerahan, memperkuat nilai-nilai keagamaan, serta meningkatkan kualitas ibadah umat Muslim selama bulan suci Ramadhan. (Wn).

Comment

Leave a Reply