Pendidikan
Home / Pendidikan / Disdikpora–Disdukcapil Teluk Bintuni Kolaborasi Validasi Data Peserta Didik 2026, Pastikan Akurasi dan Cegah Data Ganda

Disdikpora–Disdukcapil Teluk Bintuni Kolaborasi Validasi Data Peserta Didik 2026, Pastikan Akurasi dan Cegah Data Ganda

Teluk Bintuni, IndikatorNews.co.id – Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Teluk Bintuni berkolaborasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) setempat dalam melakukan validasi data peserta didik se-Kabupaten Teluk Bintuni Tahun ajaran 2026. Senin (23/2/2026).

Kegiatan ini melibatkan tenaga operator dari Disdikpora serta dua orang tenaga dari Disdukcapil yang bertugas mendampingi dan mengkoordinasikan proses sinkronisasi data. Koordinator operator Dikpora Teluk Bintuni, Sudirjo, SH. Mengatakan validasi data menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh data siswa yang terinput benar-benar akurat dan sesuai dengan data kependudukan.

Menurutnya, validasi data peserta didik bukan sekadar kegiatan administratif, tetapi merupakan fondasi dalam perencanaan dan pengambilan kebijakan pendidikan di daerah.

“Data yang valid sangat menentukan dalam perencanaan anggaran, penyaluran bantuan pendidikan, hingga penetapan jumlah rombongan belajar dan kebutuhan tenaga pendidik. Jika datanya tidak akurat, maka kebijakan yang diambil pun berpotensi tidak tepat sasaran,” ujarnya.

Sudirjo menjelaskan, proses validasi dilakukan dengan mencocokkan Nomor Induk Kependudukan (NIK), Kartu Keluarga (KK), serta identitas siswa lainnya dengan database kependudukan yang dikelola Disdukcapil. Langkah ini bertujuan mencegah terjadinya data ganda, kesalahan identitas, maupun peserta didik fiktif.

Pendidikan Terintegrasi Jadi Sorotan, Rektor UNIMUTU Bicara di Hadapan Menteri

Hingga saat ini per tanggal 23 Februari 2026, Verivikasi validasi data peserta didik di semua jenjang pendidikan dari total 20.913, yang telah di validasi sebanyak 18.058, sehingga yang saat ini sedang berproses sebanyak 2.855.

Selain itu, validasi data juga sangat berpengaruh terhadap penyaluran berbagai program pemerintah, seperti bantuan operasional sekolah (BOS), Program Indonesia Pintar (PIP), serta intervensi kebijakan pendidikan lainnya yang berbasis data.

Sementara itu, Kepala Dinas Disdikpora Teluk Bintuni, Dr. Henry D Kapuangan menegaskan bahwa akurasi data menjadi tuntutan dalam era digitalisasi pendidikan saat ini. Pemerintah daerah dituntut untuk menyajikan data yang terintegrasi dan dapat dipertanggungjawabkan, baik di tingkat provinsi maupun nasional.

“Melalui kolaborasi ini, kami ingin memastikan bahwa seluruh peserta didik di Kabupaten Teluk Bintuni tercatat secara resmi dan memiliki identitas kependudukan yang jelas. Ini juga menjadi upaya mendukung tertib administrasi kependudukan,” ungkapnya.

Sementara itu, pihak Disdukcapil menyambut baik sinergi lintas sektor tersebut. Mereka menilai kerja sama ini menjadi contoh nyata integrasi pelayanan publik antara sektor pendidikan dan kependudukan.

PWM Papua Barat Utus Empat Delegasi ke Rakornas Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah 2026 di Makassar

Dengan adanya validasi data yang komprehensif, diharapkan tidak ada lagi permasalahan terkait ketidaksesuaian data siswa di kemudian hari. Pemerintah daerah pun dapat menyusun kebijakan pendidikan yang lebih tepat sasaran, transparan, dan akuntabel demi peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Teluk Bintuni. (Wn).

Comment

Leave a Reply