Religi
Home / Religi / Dzikir dan Sholawat Menggema Diacara Satu Abad Nahdlatul Ulama Teluk Bintuni

Dzikir dan Sholawat Menggema Diacara Satu Abad Nahdlatul Ulama Teluk Bintuni

Teluk Bintuni, IndikatorNews.co.id – Dalam rangka memperingati hari lahir ke-100 Nahdlatul Ulama (NU), Keluarga Besar Nahdlatul Ulama Kabupaten Teluk Bintuni menggelar kegiatan dzikir dan sholawat sebagai wujud rasa syukur sekaligus refleksi perjalanan panjang organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut.

Peringatan satu abad NU ini berlangsung pada Minggu (1/2/2026) di Masjid An Nahdhoh, Kampung Waraitama tersebut, berjalan khidmat dan penuh kekhusyukan, dengan dihadiri oleh Pengurus dan jajaran otonom NU, tokoh agama, serta warga Nahdliyin di Kabupaten Teluk Bintuni. Kegiatan dzikir dan sholawat menjadi simbol penguatan spiritual sekaligus ikhtiar menjaga persatuan umat di tengah dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara.

Rois Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Teluk Bintuni, Abah Imam Syafii, dalam keterangannya menyampaikan bahwa peringatan satu abad NU bukan sekadar seremoni, melainkan momentum penting untuk meneguhkan kembali peran NU dalam kehidupan keumatan dan kebangsaan.

“NU sejak awal berdiri telah berkomitmen menjaga Islam yang rahmatan lil alamin, moderat, dan berakar kuat pada tradisi. Di usia satu abad ini, NU terus berikhtiar mengawal Indonesia agar tetap merdeka secara lahir dan batin,” ujarnya.

Seleksi Pimpinan BAZNAS Teluk Bintuni Periode 2026–2031 Resmi Dimulai

Peringatan satu abad NU tahun ini mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Mulia.” Tema tersebut menegaskan komitmen Nahdlatul Ulama untuk terus berperan aktif dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sekaligus memperkuat nilai-nilai keislaman yang moderat, toleran, dan menjunjung tinggi kearifan lokal.

Melalui kegiatan dzikir dan sholawat, PCNU Teluk Bintuni berharap nilai-nilai kebangsaan, persaudaraan, serta semangat gotong royong dapat terus terjaga dan diwariskan kepada generasi muda, khususnya di Kabupaten Teluk Bintuni.

Peringatan satu abad NU ini menjadi pengingat bahwa Nahdlatul Ulama tidak hanya hadir sebagai organisasi keagamaan, tetapi juga sebagai pilar penting dalam menjaga harmoni sosial, persatuan bangsa, dan peradaban Indonesia yang bermartabat. (Wn).

Comment

Leave a Reply