Teluk Bintuni, IndikatorNews.co.id – Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah (Orda) Kabupaten Teluk Bintuni dalam waktu dekat akan melaksanakan pelantikan perdana pengurus periode 2025-2030. Hal tersebut disampaikan Ketua ICMI Orda Teluk Bintuni, Syam Inay, usai rapat pengurus yang digelar pada Sabtu (10/1/2026) kemarin.
Rapat tersebut berlangsung di Masjid Al Ma’un, Kompleks Universitas Muhammadiyah Teluk Bintuni (UNIMUTU), dengan agenda utama pembentukan panitia pelaksana pelantikan pengurus serta persiapan Rapat Kerja (Raker) ICMI Teluk Bintuni.
Syam Inay menjelaskan bahwa pelantikan pengurus nantinya akan dirangkaikan dengan kegiatan upgrading kepengurusan, sebagai bagian dari penguatan kapasitas dan pemahaman peran strategis pengurus ICMI di daerah.
“Upgrading ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya pengurus, memperkuat wawasan keislaman, kebangsaan, serta kemampuan kepemimpinan dan manajerial, sehingga ICMI dapat berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” ujarnya.
Ia menambahkan, ICMI sebagai organisasi yang mewadahi kaum cendekiawan Muslim memiliki tanggung jawab moral dan intelektual untuk menjadi mitra strategis pemerintah, umat, dan masyarakat dalam mendorong kemajuan di berbagai bidang, termasuk pendidikan, sosial, ekonomi, dan pengembangan sumber daya manusia.
Sebagai informasi, Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) merupakan organisasi kemasyarakatan yang menghimpun para intelektual Muslim dari berbagai latar belakang profesi dan keilmuan. ICMI berperan sebagai wadah pemikiran strategis, penguatan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan, serta penggerak pembangunan berbasis ilmu pengetahuan dan moral.
Melalui pelantikan dan Raker mendatang, ICMI Orda Teluk Bintuni diharapkan mampu menyusun program kerja yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat lokal serta memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan di Kabupaten Teluk Bintuni.
“ICMI Teluk Bintuni ingin hadir sebagai organisasi yang solutif, inklusif, dan berkontribusi nyata bagi umat dan daerah,” tutup Syam Inay. (Wn).




Comment