Religi
Home / Religi / Isra’ Mi’raj 2026: Ketua MUI Teluk Bintuni Ajak Umat Ambil Hikmah Penguatan Iman dan Akhlak

Isra’ Mi’raj 2026: Ketua MUI Teluk Bintuni Ajak Umat Ambil Hikmah Penguatan Iman dan Akhlak

Teluk Bintuni, IndikatorNews.co.id – Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW tahun 2026 menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk memperkuat keimanan, meningkatkan kualitas ibadah, serta meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Teluk Bintuni, Ustad Rahman Urbun, menegaskan bahwa peristiwa Isra’ Mi’raj bukan sekadar perjalanan luar biasa Nabi Muhammad SAW, melainkan sarat dengan nilai edukasi spiritual dan sosial yang relevan sepanjang zaman.

“Isra’ Mi’raj mengajarkan kita tentang pentingnya keimanan, ketaatan kepada Allah SWT, serta kedisiplinan dalam menegakkan salat sebagai tiang agama,” ujar Ustad Rahman Urbun saat memberikan keterangan kepada media ini, Jumat (16/1/2026).

Ia menjelaskan, peristiwa Isra’ Mi’raj secara jelas diabadikan dalam Al-Qur’an, sebagaimana firman Allah SWT dalam Surah Al-Isra ayat 1:

“Mahasuci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya, agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat.” (QS. Al-Isra: 1)

Dzikir dan Sholawat Menggema Diacara Satu Abad Nahdlatul Ulama Teluk Bintuni

Menurutnya, ayat tersebut menegaskan kemahakuasaan Allah SWT sekaligus menguatkan keyakinan umat Islam terhadap kebenaran risalah Nabi Muhammad SAW sebagai utusan Allah.

Lebih lanjut, Ustad Rahman Urbun menekankan bahwa hikmah terbesar dari Isra’ Mi’raj adalah diwajibkannya salat lima waktu, yang menjadi pembeda antara keimanan dan kelalaian seorang hamba. Ia mengajak umat Islam di Teluk Bintuni untuk menjadikan salat sebagai fondasi utama dalam membangun kehidupan yang bermoral dan berakhlak mulia.

“Salat bukan hanya kewajiban ritual, tetapi sarana pembentukan karakter, kedisiplinan, dan ketenangan jiwa. Jika salat terjaga, insya Allah kehidupan sosial dan moral masyarakat juga akan terjaga,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjadikan peringatan Isra’ Mi’raj sebagai sarana edukasi keagamaan, khususnya bagi generasi muda, agar mereka memahami nilai sejarah Islam sekaligus mampu mengamalkannya dalam konteks kehidupan modern.

Menutup pernyataannya, Ketua MUI Teluk Bintuni mengajak seluruh umat Islam untuk menjadikan Isra’ Mi’raj 2026 sebagai titik refleksi diri, memperbaiki hubungan dengan Allah SWT dan sesama manusia, demi terwujudnya masyarakat yang religius, damai, dan berkeadaban.

Seleksi Pimpinan BAZNAS Teluk Bintuni Periode 2026–2031 Resmi Dimulai

Penutup, sebagai peringatan untuk saya dan kita semua, apapun keadaan kita, jangan kehilangan dua perkara “, kehilangan arah Kiblat (sholat) dan kehilangan tuntutan hidup ( Al Qur’an).

Maknanya bahwa, mari kita laksanakan sholat lima waktu dan senantiasa membaca Al Qur’an setiap hari walau hanya beberapa ayat. (Wn).

Comment

Leave a Reply