Ekonomi Bisnis
Home / Ekonomi Bisnis / Kreatif dari Pipa Paralon, Ustad Hasanuddin Raup Rezeki Lewat Kerajinan Ukir Bernilai Jual

Kreatif dari Pipa Paralon, Ustad Hasanuddin Raup Rezeki Lewat Kerajinan Ukir Bernilai Jual

Teluk Bintuni, IndikatorNews.co.id – Kreativitas bisa menjadi jalan membuka pintu rezeki. Hal itulah yang dibuktikan Hasanuddin, warga komplek Nusantara, Kabupaten Teluk Bintuni, yang sedang mengolah bahan sederhana menjadi karya bernilai ekonomis.

Berbekal pipa paralon, kertas karbon, mata bor, dan amplas, dan alat lainnya Hasanuddin menciptakan berbagai kerajinan ukir dengan motif indah dan bernilai seni tinggi. Siapa sangka, bahan yang kerap dianggap biasa tersebut mampu disulap menjadi produk dekoratif yang diminati pasaran.

Dalam proses pembuatannya, selain di bantu sejumlah alat kerja, Hasanuddin memulai dengan menggambar pola menggunakan kertas karbon pada permukaan pipa paralon. Selanjutnya, pola tersebut diukir secara manual menggunakan mata bor kecil hingga membentuk berbagai motif yang detail, seperti corak kaligrafi, corak jenis hewan, bahkan corak lainnya sesuai pesanan. Kemudian untuk tahap akhir dilakukan penghalusan menggunakan amplas agar hasil ukiran tampak rapi dan estetik.

“Setiap karya membutuhkan ketelitian dan kesabaran. Semakin rumit motifnya, semakin lama waktu pengerjaannya,” ujar Hasanuddin, saat di temui di kediamannya. (20/2/2026).

Ia mengakui, satu produk bisa memakan waktu beberapa hari tergantung tingkat kesulitan desain. Namun, kerja keras tersebut terbayar dengan hasil yang memuaskan. Produk kerajinan buatannya dibanderol dengan harga bervariasi, mulai dari Rp200 ribu hingga Rp250 ribu per unit, menyesuaikan kompleksitas motif dan ukuran.

Mandat Baru, H. Asri ST Pimpin APUDSI Papua Barat

Menurut Hasanuddin, usaha ini tidak hanya menjadi sumber penghasilan tambahan, tetapi juga menjadi sarana menyalurkan hobi dan kreativitas. Ia berharap, keterampilannya dapat menginspirasi generasi muda di Teluk Bintuni untuk tidak ragu berkreasi dan memanfaatkan bahan sederhana menjadi peluang usaha.

“Yang penting ada kemauan untuk belajar dan mencoba. Dari hal kecil bisa menjadi rezeki besar,” tambahnya.

Kisah Ustad Hasanuddin menjadi bukti bahwa inovasi dan ketekunan mampu mengubah barang sederhana menjadi pundi-pundi rezeki. Di tengah tantangan ekonomi, kreativitas lokal seperti ini patut mendapat apresiasi dan dukungan agar terus berkembang serta memberi dampak positif bagi masyarakat sekitar. (Wn).

SPBU PT Fira Jaya Sinergi KM 4 Bintuni Mulai Beroperasi Jelang Natal dan Tahun Baru

Comment

Leave a Reply