Teluk Bintuni, IndikatorNews.co.id – Cahaya lentera di sudut Kampung Waraitama SP 1, Distrik Manimeri, cahaya Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi terasa lebih hangat dan hidup. Lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema dari barisan santri dan santriwati yang khusyuk menundukkan kepala, menandai digelarnya Kampung Ramadhan oleh Yayasan Mumtazah AnNur di Kabupaten Teluk Bintuni.
Sejak 20 Februari hingga 17 Maret 2026, kawasan sederhana itu menjelma menjadi ruang pembinaan iman dan akhlak. Puluhan generasi muda ditempa tidak hanya dalam penguatan ibadah, tetapi juga dalam menumbuhkan nilai kebersamaan dan persaudaraan yang kental dalam suasana bulan suci.
Pembina Yayasan Mumtazah AnNur, Hamis Silaratubun, menyampaikan bahwa program Kampung Ramadhan merupakan agenda tahunan yang konsisten dilaksanakan sebagai bentuk komitmen dalam pembinaan karakter santri.
“Kampung Ramadhan ini bukan hanya tempat belajar, tetapi juga sarana memperdalam ibadah dan mempererat tali silaturahmi antar sesama, baik antar santri maupun dengan masyarakat sekitar,” ujarnya saat ditemui, Kamis (26/2/2026).
Rangkaian kegiatan tersusun sistematis dan sarat makna. Mukhayyam yang digelar pada 2–10 Ramadhan menjadi momentum pembentukan disiplin dan kemandirian. Santri juga dibekali Manhajli, kajian fiqih, Inla’ Khot atau seni menulis Al-Qur’an, serta Tahsinul Qur’an untuk memperindah bacaan kalam Ilahi.
Di waktu-waktu yang penuh berkah, sholat fardhu secara berjamaah, Tarawih, hingga I’tikaf menjadi penguat spiritualitas. Sore harinya, kegiatan Pendidikan Agama Islam (PAI) dan riyadhoh atau olahraga melengkapi keseimbangan antara ruhiyah dan jasadiyah. Kebersamaan semakin terasa saat buka puasa bersama digelar, menghadirkan senyum dan kehangatan dalam satu hamparan kebersamaan.
Kampung Ramadhan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ruang pembinaan menyeluruh—menyatukan nilai ibadah, disiplin, kepedulian sosial, dan ukhuwah Islamiyah dalam satu nafas Ramadhan.
Hamis Silaratubun berharap, melalui kegiatan ini, bulan suci tidak hanya berlalu sebagai rutinitas tahunan, tetapi meninggalkan jejak perubahan dalam diri generasi muda serta memberi dampak positif bagi masyarakat Kabupaten Teluk Bintuni secara luas. (Wn).







Comment