Teluk Bintuni, IndikatorNews.co.id– Dalam rangka mengisi momentum bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Teluk Bintuni menggelar kegiatan ngabuburit dan buka puasa bersama yang disiarkan secara live streaming, Selasa (10/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Bawaslu Teluk Bintuni tersebut mengangkat tema “Ngabuburit Bareng Bawaslu, Saring Sebelum Sharing, Jaga Pemilu dari Hoaks dan Fitnah.” Tema ini dipilih sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, khususnya terkait proses demokrasi dan kepemiluan.
Acara ini menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Ketua Bawaslu Teluk Bintuni Sofia Tokomadoran, Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas, dan Humas Bawaslu Teluk Bintuni Dedimus Kambia, Pimpinan Redaksi Media online IndikatorNews.co.id Wawan Gunawan, serta penceramah Ustad Ilham Rais Maulana. Sementara kegiatan diskusi dipandu oleh Ali Kwaikamtelat, Anggota Komisioner Bawaslu Teluk Bintuni sebagai moderator.
Dalam sambutannya, Ketua Bawaslu Teluk Bintuni Sofia Tokomadoran menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus memberikan literasi kepada masyarakat terkait pentingnya menyaring informasi sebelum membagikannya di ruang publik, terutama di media sosial.
Menurutnya, di era digital saat ini arus informasi begitu cepat sehingga masyarakat perlu memiliki kesadaran dan tanggung jawab dalam menjaga kualitas demokrasi dengan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
“Melalui kegiatan ngabuburit ini kami ingin mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam bermedia sosial. Jangan mudah percaya dengan informasi yang belum jelas sumbernya. Saring sebelum sharing agar kita bisa menjaga pemilu dari hoaks dan fitnah,” ujar Sofia.
Senada dengan itu, Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas, dan Humas Bawaslu Teluk Bintuni Dedimus Kambia menegaskan bahwa partisipasi masyarakat sangat penting dalam menciptakan pemilu yang bersih dan berintegritas.
Ia mengatakan bahwa upaya pencegahan terhadap penyebaran hoaks tidak hanya menjadi tugas penyelenggara pemilu, tetapi juga tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
Sementara itu, Pimpinan Media IndikatorNews.co.id, Wawan Gunawan, dalam paparannya menekankan peran media dalam menjaga kualitas informasi di tengah masyarakat. Ia mengajak masyarakat untuk menjadikan media yang kredibel sebagai rujukan utama dalam memperoleh informasi.
Menurutnya, literasi media menjadi kunci penting agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang menyesatkan.
“Media memiliki tanggung jawab moral untuk menyampaikan informasi yang benar dan berimbang. Namun masyarakat juga perlu meningkatkan literasi digital agar mampu membedakan mana informasi yang valid dan mana yang merupakan hoaks,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ustad Ilham Rais Maulana juga memberikan tausiyah Ramadhan yang menekankan pentingnya menjaga lisan dan tulisan, termasuk dalam bermedia sosial, agar tidak menimbulkan fitnah di tengah masyarakat.
Ia mengingatkan bahwa menyebarkan informasi yang tidak benar dapat berdampak luas dan merugikan banyak pihak.
Kegiatan ngabuburit ini berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan, dilanjutkan dengan diskusi interaktif bersama peserta serta ditutup dengan buka puasa bersama.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Teluk Bintuni berharap dapat memperkuat kesadaran masyarakat dalam menjaga kualitas demokrasi dengan bijak dalam menyebarkan informasi, sehingga proses pemilu dapat berjalan jujur, adil, dan bermartabat. (Wn).









Comment