Pendidikan Religi
Home / Religi / Nuzulul Qur’an 1447 H: Forkolimasi Bintuni Hadirkan Mushaf untuk Generasi Penghafal Qur’an

Nuzulul Qur’an 1447 H: Forkolimasi Bintuni Hadirkan Mushaf untuk Generasi Penghafal Qur’an

Teluk Bintuni, IndikatorNews.co.id – Ramadhan di Teluk Bintuni terasa lebih khusyuk dari biasanya. Angin laut berhembus pelan, sementara lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an menggema dari Rumah Tahfidz Yayasan Mumtazah An-Nur SP 1 Waraitama. Di hari penuh kemuliaan itu, semangat memuliakan Al-Qur’an diwujudkan melalui sebuah aksi kepedulian.

Momentum “Malam Nuzulul Qur’an” pada Ramadhan 1447 Hijriah dimaknai secara istimewa oleh umat muslim, terkhusus bagi Forum Komunikasi Lintas Masjid (Forkolimasi) Teluk Bintuni dengan berdonasi membeli sejumlah mushaf Al-Qur’an untuk para santri penghafal Al-Qur’an di Rumah Tahfidz Yayasan Mumtazah An-Nur.

Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (07/03/2026) itu menjadi simbol kecintaan umat terhadap kitab suci sekaligus bentuk dukungan kepada generasi penghafal Al-Qur’an yang tengah menapaki jalan mulia menjaga kalam Ilahi.

Ketua MT, sekaligus sebagai ketua panitia donasi,  Ustadzah Sofiah, mengatakan bahwa donasi Al-Qur’an ini merupakan bagian dari upaya menghidupkan nilai-nilai Ramadhan, khususnya pada malam yang sangat bersejarah bagi umat Islam.

“Momentum Nuzulul Qur’an menjadi pengingat bagi kita semua bahwa Al-Qur’an adalah pedoman hidup. Karena itu kami ingin berbagi mushaf kepada para santri tahfidz agar mereka semakin semangat dalam menghafal dan mempelajari Al-Qur’an,” ujarnya.

Jaring Minat Bakat Qori Qoriah KKG PAI SD Socah Gelar Pelatihan MTQ

Sementara itu, Ketua Forkolimasi Teluk Bintuni, Radjab Suluta, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar penyaluran bantuan, tetapi juga bentuk komitmen Forkolimasi dalam membangun masyarakat Qur’ani di Teluk Bintuni.

Menurutnya, para penghafal Al-Qur’an adalah penjaga kemurnian wahyu Allah yang harus mendapat dukungan dari seluruh umat.

“Para santri tahfidz adalah generasi yang kelak akan menjaga Al-Qur’an. Memberikan mushaf kepada mereka adalah bentuk dukungan moral sekaligus investasi pahala bagi kita semua,” ungkap Rajab.

Ia juga berharap gerakan kepedulian terhadap Al-Qur’an terus tumbuh di tengah masyarakat, terutama di bulan suci Ramadhan yang penuh berkah.

Sejarah Singkat Malam Nuzulul Qur’an .

Safari Ramadhan di Babo Raya, Bupati Yohanis Manibuy Ajak Warga Bersatu Bangun Teluk Bintuni

Malam Nuzulul Qur’an merupakan peristiwa agung dalam sejarah Islam. Pada malam itulah Al-Qur’an pertama kali diturunkan oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril di Gua Hira, sekitar tahun 610 Masehi.

Peristiwa tersebut menjadi awal turunnya wahyu Ilahi yang kemudian diturunkan secara berangsur selama kurang lebih 23 tahun.

Ayat pertama yang turun adalah “Surah Al-Alaq ayat 1–5” yang diawali dengan perintah membaca: “Iqra’ bismi rabbika alladzi khalaq” ( Bacalah dengan nama Tuhanmu yang menciptakan).

Karena itulah, malam Nuzulul Qur’an diperingati setiap tanggal 17 Ramadhan sebagai momentum untuk kembali mendekatkan diri kepada Al-Qur’an, memperbanyak tilawah, memahami maknanya, serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Di Rumah Tahfidz Waraitama malam itu, mushaf-mushaf baru yang diserahkan Forkolimasi tampak tersusun rapi di tangan para santri. Wajah mereka memancarkan harapan dan semangat baru untuk terus menghafal ayat demi ayat.

KPU dan Forkolimasi Berbagi Berkah Ramadhan, Buka Puasa Bersama Warga Binaan Rutan Teluk Bintuni

Di tengah lantunan tilawah yang terus menggema, bantuan itu bukan sekadar lembaran mushaf. Ia menjadi simbol cahaya wahyu yang terus dijaga oleh generasi muda, cahaya yang menerangi Ramadhan dan menuntun perjalanan umat menuju keberkahan. (Wn).

Comment

Leave a Reply