Daerah Hukrim Religi
Home / Religi / Operasi Pekat Mansinam Digelar, Polres Teluk Bintuni Dorong Pemda Terbitkan SE Pembatasan THM dan Miras Selama Ramadan

Operasi Pekat Mansinam Digelar, Polres Teluk Bintuni Dorong Pemda Terbitkan SE Pembatasan THM dan Miras Selama Ramadan

Teluk Bintuni, IndikatorNews.co.id – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Polres Teluk Bintuni melaksanakan Operasi Pekat Mansinam yang berlangsung sejak 18 Februari hingga 9 Maret 2026.

Kapolres Teluk Bintuni AKBP Hari Sutanto, S.I.K melalui Kabag Ops Polres Teluk Bintuni Kompol Sakaria Tampo, didampingi Kasi Humas Polres Teluk Bintuni Ipda Lutfi Iha, menyampaikan bahwa pihaknya juga telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah terkait pengendalian aktivitas masyarakat selama Ramadan.

“Kami berharap ada aturan atau surat edaran dari Bupati terkait pembatasan kegiatan selama Ramadan, termasuk pengaturan jam operasional tempat hiburan malam dan penjualan minuman keras, agar sinergi antara pemerintah daerah dan kepolisian berjalan baik,” ujar Kompol Sakaria Tampo saat ditemui wartawan di Mapolres Teluk Bintuni, Kamis (26/02/2026).

Menurutnya, Operasi Pekat Mansinam menyasar berbagai bentuk penyakit masyarakat, seperti premanisme, perjudian, prostitusi, peredaran minuman keras (miras), hingga kepemilikan senjata tajam (sajam).

“Operasi ini secara umum menyasar penyakit masyarakat, seperti premanisme yang melakukan pemalakan, judi, prostitusi, miras, dan berbagai aktivitas yang meresahkan masyarakat,” jelasnya.

BAZNAS Teluk Bintuni Luncurkan Gerakan Infak Sedekah “Raih Keberkahan Ramadhan 1447 H”, Disaksikan Ketua MUI

Ia menambahkan, operasi telah berjalan kurang lebih 10 hari dan akan dilaksanakan selama 20 hari sesuai dengan rencana operasi. Kegiatan dilakukan setiap hari, baik secara terbuka maupun tertutup, dengan mayoritas pelaksanaan pada malam hari.

Sejumlah lokasi telah menjadi sasaran operasi, di antaranya area pasar setelah berkoordinasi dengan pengelola pasar, karena ditemukan adanya praktik prostitusi dan peredaran miras. Selain itu, sasaran juga meliputi tempat hiburan malam (THM), lokasi yang diduga menjadi tempat prostitusi, serta kawasan permukiman yang dinilai rawan gangguan kamtibmas.

Operasi Pekat Mansinam merupakan perintah dari Polda Papua Barat kepada jajaran polres di wilayah hukum Papua Barat, termasuk Polres Teluk Bintuni.

Dalam pelaksanaannya, sebanyak 20 personel diterjunkan yang terdiri dari unsur Reskrim, Intelkam, Binmas, Humas, dan Bag Ops sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing.

Sebelumnya, Polres Teluk Bintuni juga telah melaksanakan Operasi Keselamatan. Setelah Operasi Pekat Mansinam berakhir pada 9 Maret, kepolisian akan melanjutkan dengan Operasi Ketupat Mansinam dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul fitri 1447 Hijriah.

Jejak Pelita Iman MUI Teluk Bintuni Perkuat Syiar Islam Hingga Kampung

Kompol Sakaria Tampo menegaskan, pihaknya mengimbau seluruh masyarakat Teluk Bintuni untuk menjaga toleransi dan ketertiban selama bulan suci Ramadan.

“Toleransi adalah modal dasar pembangunan daerah. Kami mengimbau masyarakat untuk mengurangi bahkan menghentikan segala bentuk penyakit masyarakat. Kami akan melakukan penindakan sesuai aturan yang berlaku agar situasi kamtibmas tetap kondusif,” tegasnya.

Dengan dilaksanakannya Operasi Keselamatan dan Operasi Pekat Mansinam secara berkelanjutan, diharapkan pelaksanaan Operasi Ketupat Mansinam saat Idul fitri nanti dapat berjalan aman dan minim gangguan, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dan merayakan Lebaran dengan aman dan nyaman. (Wn).

Comment

Leave a Reply