Teluk Bintuni, IndikatorNews.co.id – Momentum bulan suci Ramadhan 1447 Hijriyah/2026 Masehi dimanfaatkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Papua Barat untuk memperkuat ukhuwah dan sinergi pembangunan melalui agenda Safari Ramadhan di Kabupaten Teluk Bintuni. Kegiatan tersebut dipusatkan di Masjid Al Jamiah, Distrik Bintuni.
Rombongan Safari Ramadhan dipimpin langsung oleh Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, didampingi Ketua MUI Papua Barat Mulyadi Djaya, perwakilan Kementerian Agama Papua Barat Barnabas Dowansiba, serta Kepala Kesbangpol Papua Barat Rheinhard Calvin Maniagasi.
Turut hadir Wakil Bupati Teluk Bintuni Joko Lingara, Wakapolres Teluk Bintuni Kompol Alexsander Putra, Ketua DPRK Teluk Bintuni Romilus Tatuta, Anggota DPRD Provinsi Papua Barat Erwin Beddu Nawawi, mantan Wakil Bupati Teluk Bintuni Matret Kokop, pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Teluk Bintuni, serta jamaah Masjid Al Jamiah.
Ketua Panitia Safari Ramadhan Provinsi Papua Barat, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah provinsi sehingga Safari Ramadhan tahun ini dapat terlaksana di tiga kabupaten, yakni Manokwari Selatan, Teluk Bintuni, dan Teluk Wondama.
Sementara itu, Ketua MUI Papua Barat Mulyadi Djaya menjelaskan bahwa konsep Safari Ramadhan tahun ini berbeda dari sebelumnya. Jika pada tahun-tahun lalu kunjungan dilakukan secara umum ke sejumlah masjid, kali ini MUI memilih lokasi yang belum pernah tersentuh agenda safari sebelumnya.
Ia juga menegaskan dukungan penuh Gubernur Papua Barat terhadap program-program MUI. Saat ini, terdapat 25 organisasi masyarakat Islam yang tergabung dalam MUI Papua Barat sebagai wujud sinergi ulama, pemerintah, dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Teluk Bintuni Joko Lingara menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran Gubernur dan rombongan bukan hanya simbol perhatian pemerintah provinsi, tetapi juga bentuk komitmen dalam mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat kolaborasi pembangunan, serta menjaga harmoni sosial di Tanah Papua Barat.
“Pembangunan tidak hanya soal infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pembangunan mental, moral, dan keimanan,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Gubernur Papua Barat menyerahkan bantuan sembako kepada pengurus Masjid Al Jamiah untuk didistribusikan kepada masyarakat. Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni juga menyerahkan bantuan kepada sejumlah masjid sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kenyamanan jamaah dalam beribadah.
Dalam arahannya, Dominggus Mandacan menekankan bahwa Safari Ramadhan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan simbol persatuan dan kebersamaan sebagai satu keluarga besar masyarakat Papua Barat.
Ia mengajak seluruh masyarakat Teluk Bintuni untuk terus menjaga kerukunan, toleransi, dan semangat gotong royong sebagai modal utama dalam membangun daerah.
Kegiatan Safari Ramadhan 1447 H dirangkaikan dengan buka puasa bersama dan shalat tarawih berjamaah. Diharapkan, agenda tersebut membawa manfaat nyata bagi umat Islam di Papua Barat, khususnya di Teluk Bintuni, sekaligus memperkuat komitmen menuju daerah yang religius, harmonis, dan sejahtera. (Wn).






Comment