Religi
Home / Religi / Sambut Ramadhan 1447 dengan Sukacita, Ustad Suhari: Allah Haramkan Api Neraka bagi yang Bergembira

Sambut Ramadhan 1447 dengan Sukacita, Ustad Suhari: Allah Haramkan Api Neraka bagi yang Bergembira

Teluk Bintuni, IndikatorNews.co.id – Imam Masjid Al-Munawwarah Teluk Bintuni, Ustad Suhari, mengajak umat Islam menyambut datangnya bulan suci Ramadhan dengan penuh rasa syukur dan kegembiraan sebagai bentuk keimanan kepada Allah SWT.

Dalam tausiyahnya, ia mengutip hadis Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan dalam berbagai kitab ulama: “Barang siapa yang bergembira dengan datangnya bulan Ramadan, maka Allah mengharamkan jasadnya dari api neraka.”

Menurutnya, hadis tersebut menjadi kabar gembira (busyra) bagi seluruh umat Islam yang menanti Ramadan dengan hati yang lapang dan penuh harapan akan ampunan Allah SWT.

“Ramadan bukan sekadar bulan puasa, tetapi bulan rahmat, bulan ampunan, dan bulan pembebasan dari api neraka. Maka sudah sepantasnya kita menyambutnya dengan suka cita, bukan dengan keluhan,” ujar Ustad Suhari di Teluk Bintuni, Senin (16/2/2026).

Ia menjelaskan, dalam Al-Qur’an Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Baqarah ayat 185 bahwa Ramadhan adalah bulan diturunkannya Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia serta penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda antara yang hak dan yang batil. Ayat tersebut menegaskan kemuliaan Ramadhan dibanding bulan-bulan lainnya.

Ketua Remas Al-Munawwarah Bintuni Pimpin Bakti Sosial Bersihkan Masjid Jelang Ramadhan

Lebih lanjut, ia mengingatkan hadis Rasulullah SAW lainnya yang diriwayatkan oleh Muhammad melalui para sahabat, bahwa ketika Ramadhan tiba, pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu. Hadis ini menunjukkan besarnya peluang bagi umat Islam untuk meningkatkan ibadah dan memperbaiki diri.

Ustad Suhari juga mengajak masyarakat Teluk Bintuni untuk mempersiapkan diri secara lahir dan batin, mulai dari memperbanyak istighfar, memperbaiki hubungan sesama, hingga meningkatkan kualitas salat dan membaca Al-Qur’an.

“Ramadhan adalah momentum perubahan. Siapa yang bersungguh-sungguh memanfaatkannya, insya Allah akan keluar sebagai pribadi yang lebih bertakwa,” tuturnya.

Ia berharap umat Islam di Teluk Bintuni menjadikan Ramadhan tahun ini sebagai titik balik memperkuat keimanan, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta menumbuhkan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah.

“Jangan sia-siakan kesempatan emas ini. Bergembiralah menyambut Ramadhan, karena di dalamnya terdapat janji Allah berupa rahmat, ampunan, dan pembebasan dari api neraka,” pungkasnya. (Wn).

Jejak Pelita Iman Hingga Lahirnya Resort Babo–Bintuni: Cikal Bakal GKI Teluk Bintuni

Comment

Leave a Reply