Teluk Bintuni, IndikatorNews.co.id – Jumlah laporan polisi (LP) di wilayah hukum Polres Teluk Bintuni tercatat mengalami penurunan selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Kapolres Teluk Bintuni AKBP Hari Sutanto, S.I.K., melalui Kepala SPKT Polres Teluk Bintuni IPDA Ismail Karoro menyampaikan, sampai saat ini pada 6 hari bulan puasa Ramadan, pihaknya hanya menerima 5 (lima) laporan polisi (LP), dibandingkan sebelum bulan puasa Ramadan.
“Selama bulan suci Ramadan 1447 H ini, jumlah laporan polisi yang masuk sebanyak lima LP. Angka ini menurun dibandingkan bulan-bulan sebelumnya,” ujar IPDA Ismail Karoro saat dikonfirmasi, Selasa (24/2/2026).
Selain laporan polisi, pihak SPKT juga menerima sebanyak 19 laporan kehilangan yang didominasi Surat Keterangan Tanda Lapor Kehilangan (SKTLK). Laporan tersebut meliputi kehilangan KTP, SIM, kartu ATM, serta dokumen penting lainnya.
IPDA Ismail menjelaskan, menurunnya jumlah laporan polisi selama Ramadan menunjukkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Teluk Bintuni relatif kondusif. Ia mengapresiasi peran serta masyarakat dalam menjaga keamanan, terutama selama bulan puasa.
Untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat, SPKT Polres Teluk Bintuni menyiagakan sebanyak 11 personel yang terdiri dari tiga perwira sebagai Perwira Pengawas (Pawas) Pamapta 1, 2, dan 3, serta delapan personel bintara.
Di tambah pelayanan lapor pak !, masyarakat dapat menghubungi nomor 110 cal senter jaga selama 24 jam setiap hari untuk pengaduan kejadian di tengah masyarakat.
“Personel kami tetap siaga memberikan pelayanan 24 jam kepada masyarakat, baik dalam penerimaan laporan polisi melalui cal senter, maupun laporan kehilangan,” tambahnya.
Polres Teluk Bintuni juga mengimbau masyarakat agar tetap menjaga ketertiban, meningkatkan kewaspadaan, serta segera melaporkan apabila terjadi gangguan kamtibmas di lingkungan masing-masing.
Dengan menurunnya angka laporan polisi selama Ramadan 1447 H, diharapkan situasi aman dan kondusif ini dapat terus terjaga hingga perayaan Idulfitri mendatang. (Wn).







Comment