Teluk Bintuni, IndikatorNews.co.id – Suara beduk menggema sebagai tanda pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XI tingkat Kabupaten Teluk Bintuni yang digelar di Lapangan GSG Distrik Bintuni, Sabtu (04/04/2026).
Pembukaan MTQ berlangsung meriah, diawali dengan defile kafilah dari 12 distrik se-Teluk Bintuni. Ratusan peserta yang terdiri dari qori dan qoriah terbaik hasil seleksi tingkat distrik turut ambil bagian, menambah semarak suasana kegiatan keagamaan tersebut.
Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Ketua GOW Kabupaten Teluk Bintuni Ny. Nurdiana Lingara, Dandim 1806/TB Yan M. Doli Simanjuntak, Wakil Ketua III DPRK Budi Irianto Nawarisa, Plh. Sekda Laras Nuryani, Plt. Direktur RSUD dr. Novita Panggau, Kapolsek Bintuni AKP YanYan A. Nugraha, Karutan Kelas IIB Teluk Bintuni Hamka Abdullah, Kepala Dinas Perhubungan Victor E. Ririhena, serta Anggota DPR Papua Barat Erwin Beddu Nawawi, bersama para undangan lainnya.
Ketua Panitia MTQ ke-XI, Ansar Maboe, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan MTQ bertujuan menjaring dan membina qori dan qoriah terbaik di tingkat kabupaten sebagai persiapan menuju ajang yang lebih tinggi. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an serta mendorong pengamalan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menjelaskan, MTQ ke-XI dilaksanakan selama lima hari, mulai 4 hingga 8 April 2026, dengan jumlah peserta dan official sebanyak 702 orang dari 12 distrik. Kegiatan ini didukung oleh anggaran pemerintah daerah serta partisipasi berbagai pihak.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Teluk Bintuni, Husein Alhamid, menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar perlombaan membaca Al-Qur’an, melainkan momentum untuk memperkuat silaturahmi dan memperkokoh pondasi spiritual masyarakat.
“Tema yang diusung tahun ini, yakni mewujudkan masyarakat religius yang serasi dengan nilai Al-Qur’an dan kearifan lokal, mengingatkan kita bahwa ajaran agama harus selaras dengan budaya lokal yang menjunjung tinggi nilai kekeluargaan dan toleransi,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Joko Lingara menekankan bahwa MTQ merupakan sarana strategis untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an serta mengamalkan nilai-nilai luhur dalam kehidupan bermasyarakat.
Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menjadikan MTQ sebagai ajang silaturahmi, pembelajaran, dan peningkatan kualitas diri, bukan semata-mata untuk meraih kemenangan.
“Melalui MTQ ini, kita berharap lahir generasi yang tidak hanya mampu membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari, sehingga dapat menjadi pilar pembangunan daerah yang religius, harmonis, dan bermartabat,” ungkapnya.
Pembukaan MTQ ke-XI secara resmi ditandai dengan pemukulan beduk oleh Wakil Bupati selaku Ketua LPTQ Kabupaten Teluk Bintuni. Dalam rangkaian acara tersebut juga dilaksanakan pelantikan dewan hakim dan panitera oleh Ketua LPTQ.
Kegiatan ini diharapkan berjalan lancar, tertib, dan sukses, serta membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Teluk Bintuni.







Comment