Makassar, IndikatorNews.co.id – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Papua Barat melalui Majelis Pendidikan Dasar, Menengah dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF) menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang digelar di Makassar pada 13–15 Februari 2026.
Kegiatan yang dipusatkan di Makassar ini mengusung tema “Menuju Pendidikan Muhammadiyah Unggul, Berkarakter, dan Berkemajuan” sebagai langkah strategis menyiapkan generasi emas 2045. Rakornas tersebut difokuskan pada penguatan tata kelola, peningkatan mutu akademik, serta akselerasi terwujudnya sekolah dan madrasah Muhammadiyah yang unggul di seluruh Indonesia.
PWM Papua Barat mengutus empat peserta sebagai delegasi resmi, yakni Sekretaris PWM Papua Barat Syamsul Inay, Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PWM Papua Barat Haryanto Mumuan, Rektor UNIMUTU, serta satu anggota majelis, Ardiansyah.
Dikatakan Syamsul Inay, kehadiran delegasi ini menjadi bagian dari komitmen PWM Papua Barat dalam mendukung transformasi pendidikan Muhammadiyah secara nasional hingga ke daerah. Minggu (15/2/2026).
Rakornas yang diselenggarakan oleh Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah ini diikuti ratusan peserta dari berbagai wilayah di Indonesia. Forum tersebut menjadi ajang konsolidasi, sinkronisasi, serta fasilitasi bagi pimpinan wilayah dan daerah dalam memperkuat eksistensi sekolah dan madrasah Muhammadiyah.
Dalam pelaksanaannya, Rakornas dibagi ke dalam tujuh komisi pembahasan. Komisi I membahas Sistem Penerimaan Murid Baru, Komisi II terkait Perlindungan dan Kesejahteraan Guru serta Tenaga Kependidikan, Komisi III tentang Pengembangan Pendidikan Nonformal (PNF), dan Komisi IV mengenai Monitoring, Evaluasi serta Rencana Tindak Lanjut.
Selanjutnya, Komisi V membahas Penjaminan Mutu dan Strategi Pencapaian Sekolah/Madrasah Unggul, Komisi VI fokus pada Harmonisasi, Tata Kelola dan Regulasi Amal Usaha, serta Komisi VII mengkaji Strategi Pengembangan Talenta Unggulan dan Peningkatan Daya Saing Lulusan Sekolah Muhammadiyah.
Sejumlah agenda strategis turut menjadi perhatian, di antaranya peningkatan kuantitas peserta didik, transformasi sekolah dan madrasah menuju kategori unggul, serta peningkatan kualitas layanan pendidikan. Pada kesempatan tersebut juga diluncurkan sejumlah program utama, seperti Digital Dana Ta’awun, Digital ContentMu, serta Panduan Perkaderan Sekolah Muhammadiyah.
Melalui Rakornas ini, Muhammadiyah menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dalam sistem pendidikan, memperkuat manajemen kelembagaan, serta menghadirkan layanan pendidikan yang adaptif dan berdaya saing global. PWM Papua Barat pun diharapkan mampu mengimplementasikan hasil Rakornas tersebut guna mendorong kemajuan sekolah dan madrasah Muhammadiyah di wilayah Papua Barat. (Wn).








Comment