Pendidikan
Home / Pendidikan / Mastama UNIMUTU 2026 Resmi Dibuka, di Hadiri Stafsus Menteri Bidang Imigrasi dan Hubungan Kemasyarakatan

Mastama UNIMUTU 2026 Resmi Dibuka, di Hadiri Stafsus Menteri Bidang Imigrasi dan Hubungan Kemasyarakatan

TELUK BINTUNI, IndikatorNews.co.id – Masa Ta’aruf Mahasiswa (Mastama) Universitas Muhammadiyah Teluk Bintuni (UNIMUTU) Tahun Akademik 2026/2027 resmi dibuka di Gedung Serbaguna Bintuni, Kabupaten Teluk Bintuni, Rabu (16/09/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Bertemu, Menyapa dan Belajar Bersama” tersebut dibuka secara langsung oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kabupaten Teluk Bintuni, Jacomina Jane Mahdalena Fimbay, S.Pd., M.M., yang hadir mewakili Bupati Teluk Bintuni.

Pembukaan Mastama turut dihadiri Staf Khusus Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia Ahmad Fanani, S.IP., M.Han., Tenaga Ahli Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia Abdul Syahputra Batubara, S.Sos.I., M.I.Kom., Bupati Teluk Bintuni periode 2024–2025 Matret Kokop, S.H., Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Papua Barat Dr. Ir. H. Mulyadi Djaya, M.Si., serta sejumlah kepala kantor wilayah di Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya.

Hadir pula Wakil Ketua III DPRK Teluk Bintuni Budi Nawarisa, Waka Polres Teluk Bintuni Kompol I Putu Edi Wirawan, S.I.K., Anggota DPRK Teluk Bintuni Wagiman, S.E., Danramil 1806-01/Bintuni Lettu Inf. Y. Mantong, Rektor UNIMUTU Tri Wahyuni, S.Pd., M.Pd., serta para tamu undangan lainnya.

Dalam laporan Rektor UNIMUTU Tri Wahyuni, S.Pd., M.Pd., disampaikan bahwa pelaksanaan Mastama merupakan bagian penting dalam menyambut mahasiswa baru sekaligus memperkenalkan lingkungan kampus, budaya akademik, serta nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.

Mengusung Filosofi Buah Mangrove, Taaruf 16–21 September Jadi Jembatan Menuju Masa Depan Generasi Muda Papua

“Tujuan dari kegiatan ini adalah menyambut dan memperkenalkan mahasiswa baru dengan lingkungan kampus, budaya akademik dan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan,” ujar Tri Wahyuni.

Ia menjelaskan, Mastama UNIMUTU dilaksanakan selama empat hari di Gedung Serbaguna Bintuni. Hingga pembukaan berlangsung, tercatat sekitar 437 mahasiswa baru yang telah terdata, sementara jumlah mahasiswa pada angkatan pertama UNIMUTU mencapai 528 mahasiswa.

Mahasiswa UNIMUTU berasal dari berbagai daerah, tidak hanya dari Teluk Bintuni dan wilayah Papua Barat, tetapi juga dari sejumlah daerah di luar Papua. Hal tersebut menunjukkan semakin luasnya minat masyarakat untuk menempuh pendidikan tinggi di UNIMUTU.

Menurutnya, rangkaian Mastama akan diisi dengan berbagai kegiatan, mulai dari pengenalan visi dan misi kampus, struktur organisasi, fakultas dan program studi, hingga pengenalan kebijakan akademik dan nonakademik.

Selain itu, mahasiswa baru juga akan mengikuti berbagai kegiatan berupa workshop kepemimpinan, kerja sama kelompok, pengenalan fasilitas dan layanan mahasiswa, kegiatan budaya serta berbagai perlombaan.

Kadin Pendidikan Dr. Henry D Kapuangan Hadiri Parade Budaya HIMPAUDI ke 21 Teluk Bintuni. 

“Selama empat hari ini mahasiswa akan disambut dengan pengenalan kampus, termasuk visi misi, struktur organisasi, fakultas dan program studi,” jelasnya.

Tri Wahyuni berharap kegiatan Mastama dapat membangun semangat kolaborasi, kepedulian dan integritas di kalangan mahasiswa baru. Ia juga menekankan pentingnya membangun hubungan yang baik antara mahasiswa dengan rektorat, dosen dan seluruh civitas akademika.

Di sisi lain, Rektor UNIMUTU menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut, termasuk memberikan izin penggunaan Gedung Serbaguna Bintuni.

Menurutnya, fasilitas kampus yang dimiliki saat ini belum sepenuhnya mampu menampung jumlah mahasiswa dalam jumlah besar sehingga UNIMUTU membutuhkan dukungan fasilitas dari pemerintah daerah.

Ia berharap ke depan UNIMUTU dapat memiliki gedung kampus sendiri yang lebih representatif sehingga mampu memberikan kenyamanan bagi mahasiswa dan civitas akademika dalam menjalankan aktivitas pendidikan.

120 Siswa MIS Baitul Amin SP 4 Teluk Bintuni Terima Imunisasi Campak, TD dan HPV

Sementara itu, dalam sambutan Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy, S.E., M.H., yang dibacakan Asisten III Setda Kabupaten Teluk Bintuni Jacomina Jane Mahdalena Fimbay, disampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh tamu undangan dan mahasiswa baru di Tanah Sisar Matiti.

Bupati menyampaikan bahwa kehadiran berbagai pihak dalam pembukaan Mastama menjadi bagian dari upaya memperkuat silaturahmi, membangun jejaring dan membuka ruang sinergi antara pemerintah daerah, kementerian dan lembaga, Muhammadiyah serta dunia pendidikan.

Ia berharap kebersamaan tersebut dapat terus berlanjut melalui kolaborasi dan kerja nyata untuk memajukan UNIMUTU, meningkatkan kualitas pendidikan, memperluas kesempatan belajar serta menyiapkan sumber daya manusia Teluk Bintuni yang unggul dan berdaya saing.

Kepada mahasiswa baru, Bupati menyampaikan bahwa mereka telah memulai perjalanan baru sebagai bagian dari keluarga besar UNIMUTU.

“Di dalamnya ada 437 harapan, 437 cita-cita, dan 437 masa depan yang sedang dipersiapkan di tempat ini,” demikian pesan Bupati dalam sambutannya.

Bupati juga menitipkan para mahasiswa kepada Rektor beserta seluruh civitas akademika UNIMUTU agar dapat dididik, dibimbing dan dikembangkan menjadi generasi yang kompeten, berkarakter, berprestasi serta siap menghadapi dunia kerja.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan perhatian Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni terhadap dunia pendidikan. Pada tahun 2025, lebih dari 3.000 mahasiswa di daerah tersebut disebut menerima bantuan pendidikan dari Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni, termasuk sekitar 500 dukungan beasiswa bagi mahasiswa UNIMUTU angkatan pertama.

“Beasiswa bukan sekadar bantuan. Beasiswa adalah kepercayaan,” pesan Bupati kepada para penerima beasiswa.

Ia meminta mahasiswa memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya melalui kegiatan perkuliahan yang sungguh-sungguh, aktif dalam kegiatan akademik maupun nonakademik, berprestasi dan menyelesaikan pendidikan hingga tuntas.

Bupati juga memberikan apresiasi terhadap upaya UNIMUTU untuk berkembang sebagai kampus yang tetap berpijak pada adat dan budaya Papua Barat. Hal tersebut terlihat dalam pembukaan Mastama yang menggunakan Bahasa Indonesia dan Bahasa Wamesa.

Menurutnya, penggunaan bahasa daerah dalam kegiatan kampus menjadi pesan bahwa pendidikan tinggi dapat berjalan seiring dengan pelestarian budaya dan kearifan lokal.

Ia berharap UNIMUTU dapat melahirkan generasi muda yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, mampu bersaing secara global, namun tetap mengenal adat, menghormati budaya, mencintai tanah kelahiran serta memiliki kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan.

“Gunakan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk menimba ilmu, menajamkan karakter dan meluaskan jejaring, karena kesempatan yang datang hari ini bisa menjadi pintu menuju masa depan yang lebih besar,” pesan Bupati kepada seluruh mahasiswa baru.

Pembukaan Mastama UNIMUTU Tahun Akademik 2026/2027 kemudian menjadi momentum awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal lebih dekat lingkungan akademik sekaligus membangun kebersamaan sebagai bagian dari keluarga besar Universitas Muhammadiyah Teluk Bintuni. (Wn).

Comment

Leave a Reply