TELUK BINTUNI, IndikatorNews.co.id — Pada momentum peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) ke-55 Tahun 2026, Wakil Ketua II DPRK Teluk Bintuni, Yasman Yasir, S.E., mendorong pemerintah pusat dan daerah untuk segera merealisasikan peningkatan serta pembangunan infrastruktur transportasi di Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat.
Hal itu disampaikan Yasman kepada wartawan di Bandara Setengkol Bintuni, Kamis (17/9/2026). Ia menegaskan sektor perhubungan memiliki peran strategis untuk membuka akses masyarakat serta memperlancar mobilitas orang dan barang.
“Kami berharap ke depan pembangunan dan pengembangan sektor perhubungan di Kabupaten Teluk Bintuni dapat terus ditingkatkan dan segera direalisasikan,” ujarnnya.
Secara khusus, politisi ini menyoroti kondisi Bandara Setengkol yang saat ini hanya dilayani pesawat Susi Air berkapasitas 11–12 penumpang per penerbangan. Ia berharap Kementerian Perhubungan memprioritaskan pengembangan bandara tersebut sehingga mampu melayani pesawat yang lebih besar, dan diharapkan dapat terealisasi pada tahun 2027 sebagai kado bagi masyarakat Teluk Bintuni.
Bandara Setengkol telah digunakan sejak masa pemerintahan Presiden Soeharto, saat Bintuni masih berstatus kecamatan. Sementara itu, Bandara Babo yang ada saat ini lebih banyak melayani kebutuhan perusahaan, sehingga Yasman mendesak agar bandara tersebut juga dapat membuka layanan untuk masyarakat umum.
Di sektor transportasi laut, pembangunan dan pemanfaatan dermaga dinilai krusial untuk menekan biaya distribusi barang. Saat ini, keterbatasan fasilitas menyebabkan barang harus dipindahkan dari kapal ke darat secara manual, sehingga menambah biaya angkut.
Sebagai contoh, harga satu sak semen di wilayah Babo mencapai sekitar Rp160.000, jauh lebih tinggi dibanding daerah lain yang sekitar Rp100.000 akibat biaya distribusi tambahan. Yasman juga mendorong pemanfaatan maksimal Dermaga Tofoi agar kapal kargo dapat langsung bongkar muat di lokasi tersebut.
Yasman juga menyampaikan ucapan selamat Hari Perhubungan Nasional ke-55 Tahun 2026. Ia berharap momentum ini menjadi pendorong peningkatan kualitas pelayanan, keselamatan, dan konektivitas yang lebih baik di Teluk Bintuni.
“Transportasi maju, Indonesia semakin terhubung dan berdaya saing,” pungkasnya.






Comment