Teluk Bintuni, IndikatorNews.co.id – Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Teluk Bintuni, Henry D. Kapuangan, memberikan klarifikasi terkait keluhan masyarakat Kampung Sibena Permai, Distrik Tuhiba, yang menyebutkan kondisi pendidikan di wilayah tersebut mengalami kekurangan tenaga pengajar.
Menurut Henry, berdasarkan hasil pemantauan langsung di lapangan serta laporan resmi dari kepala satuan pendidikan setempat, permasalahan yang terjadi bukanlah disebabkan oleh kurangnya jumlah guru, melainkan karena jumlah siswa yang belum mencukupi.
“Berdasarkan pantauan kami di lapangan dan laporan dari kepala sekolah, di Tuhiba itu bukan kekurangan guru. Yang menjadi kendala justru jumlah siswanya yang masih sedikit,” tegas Henry, Kamis (24/04/2026).
Pernyataan tersebut disampaikannya setelah membaca pemberitaan di salah satu media yang mengangkat isu keluhan warga terkait keterbatasan guru dan sarana pendidikan. Hal ini merupakan tanggapan langsung terhadap aspirasi masyarakat yang disampaikan kepada Anggota DPRK Teluk Bintuni, Ma’dika, saat pelaksanaan reses masa sidang II tahun 2026 di Kampung Sibena, Rabu (22/4/2026).
Dalam reses tersebut, warga menyampaikan sejumlah aspirasi mulai dari keterbatasan tenaga pengajar, minimnya sarana dan prasarana sekolah, hingga harapan agar pemerintah lebih memperhatikan sektor pendidikan di wilayah tersebut.
Namun, Henry menegaskan bahwa distribusi kepegawaian dan penempatan guru selalu disesuaikan dengan data dan kebutuhan riil di lapangan. Oleh karena itu, ia berharap media massa dapat menyampaikan informasi yang akurat dan berdasarkan data valid agar tidak menimbulkan kesalahpahaman atau polemik yang tidak perlu di tengah masyarakat.
“Kami berharap rekan-rekan media dapat menyampaikan informasi berdasarkan data yang valid, sehingga tidak menimbulkan polemik di publik,” ujarnya.
Lebih jauh, Henry menegaskan komitmen pemerintah daerah melalui Disdikpora untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di seluruh wilayah Teluk Bintuni, termasuk di distrik-distrik terpencil. Peningkatan tersebut akan dilakukan dengan pendekatan yang sesuai dengan kondisi riil di masing-masing wilayah.
“Kami tetap berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan di seluruh wilayah, dengan pendekatan yang sesuai kondisi riil di lapangan,” tutupnya. (Wn).







Comment