TELUK BINTUNI, IndikatorNews.co.id – Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, secara resmi menutup Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (Latsar CPNS) Formasi Tahun 2021 Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni, dalam upaya mencetak aparatur sipil negara yang profesional dan berorientasi pada pelayanan publik. Acara penutupan digelar di Bintuni, Kamis (16/7/2026).
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan pelatihan ini merupakan tahapan wajib yang harus diikuti setiap CPNS sesuai Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara serta Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2020 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil. Pelatihan bukan hanya memperkuat pengetahuan teknis sesuai bidang tugas, melainkan juga membentuk sikap dan internalisasi nilai dasar ASN: BerAKHLAK sebagai pedoman menjalankan tugas pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan kepada masyarakat.
Menyinggung fenomena aksi demonstrasi yang belakangan marak dilakukan sejumlah ASN di lingkungan Pemkab Teluk Bintuni untuk menyampaikan aspirasi, Bupati mengingatkan agar hak menyampaikan pendapat tetap dijalankan sesuai aturan perundang-undangan, mekanisme yang berlaku, serta melalui musyawarah untuk mencapai mufakat.
“Saya meminta seluruh peserta agar tetap bersabar dalam menjalani setiap proses administrasi kepegawaian maupun pelaksanaan kebijakan pemerintahan sesuai ketentuan yang berlaku. Kesabaran, dedikasi, serta kinerja yang baik merupakan bentuk tanggung jawab moral dan profesional sebagai abdi negara sekaligus abdi masyarakat,” ujarnya.
Selama tujuh bulan berlangsung, pelatihan ini membekali peserta dengan sejumlah pesan kunci yang harus dipegang teguh:
1. Jadikan integritas, disiplin, loyalitas, profesionalisme, dan akuntabilitas sebagai landasan utama dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai Aparatur Sipil Negara;
2. Berikan pelayanan publik yang cepat, ramah, berkualitas, transparan, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat. Kehadiran ASN harus terasa manfaat nyata, membangun kepercayaan publik, dan menjadi solusi atas berbagai kebutuhan pelayanan pemerintahan.
3. Jaga etika, tata krama, dan komunikasi yang baik di lingkungan kerja, bangun kolaborasi dan semangat kebersamaan demi terciptanya budaya kerja birokrasi yang profesional.
Bupati juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Papua Barat, Brigif 26/Gurana Pirawaimo, narasumber, mentor, pelatih, panitia penyelenggara, serta seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran kegiatan ini. Sinergi tersebut dinilai sangat penting untuk membangun sumber daya aparatur yang handal guna mewujudkan visi pembangunan Kabupaten Teluk Bintuni SERASI, serta terciptanya pemerintahan yang bersih, efektif, akuntabel, transparan, dan berorientasi pelayanan (good governance).
Di akhir sambutan, Bupati berharap seluruh lulusan pelatihan senantiasa menjaga dedikasi, integritas, loyalitas, dan kinerja terbaik di tempat tugas masing-masing. Jagalah nama baik Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni melalui perilaku yang santun, beretika, bertanggung jawab, serta selalu mengutamakan kepentingan masyarakat.
Dengan mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, Bupati Teluk Bintuni secara resmi menyatakan Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil Formasi Tahun 2021 Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni telah ditutup. (Wn).






Comment