Teluk Bintuni, IndikatorNews.co.id – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Papua Barat menegaskan komitmennya untuk terus mendukung jalannya pemerintahan Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, dan Wakil Bupati Teluk Bintuni, Joko Lingara, hingga akhir masa jabatan keduanya.
Pernyataan sikap tersebut disampaikan dalam rapat persiapan Musyawarah Cabang (Muscab) DPC PPP ke-VI Kabupaten Teluk Bintuni Tahun 2026, yang digelar pada Minggu malam (10/5/2026). Dalam pertemuan itu, turut ditetapkan susunan panitia pelaksana Muscab.
Wagiman secara resmi ditetapkan sebagai Ketua Panitia Muscab DPC PPP Teluk Bintuni tahun 2026. Posisi sekretaris dipercayakan kepada Mudasir Baraweri, sedangkan jabatan bendahara dijabat oleh Hans Tatiorim.
Rapat pengurus DPW PPP Papua Barat tersebut dihadiri langsung oleh Ketua DPW PPP Papua Barat, Yasman Yasir; Sekretaris DPW PPP Papua Barat, H. Asri; serta Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) DPW PPP Papua Barat, Hamzah.
Dari jajaran DPC PPP Teluk Bintuni, turut hadir Sekretaris DPC PPP Teluk Bintuni, Sa’id Bauw, Mudasir Baraweri, Hans Tatiorim, serta sejumlah pengurus lainnya.
Dalam kesempatan itu, H. Asri menegaskan bahwa PPP merupakan salah satu partai politik yang memberikan dukungan penuh pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 lalu kepada pasangan Yohanis Manibuy dan Joko Lingara. Oleh karena itu, seluruh kader partai diminta tetap bersatu dan solid dalam mendukung jalannya pemerintahan daerah.
“PPP adalah salah satu partai yang memberikan dukungan penuh saat Pilkada 2024 kepada pemimpin saat ini, jadi kita harus dukung,” tegas Asri, yang juga merupakan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Provinsi Papua Barat dari Daerah Pemilihan Teluk Bintuni.
Menurut dia, dukungan tersebut merupakan wujud komitmen politik PPP dalam menjaga stabilitas pemerintahan serta mendukung percepatan pembangunan daerah demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Teluk Bintuni.
Ia juga berharap pelaksanaan Muscab DPC PPP Teluk Bintuni yang dijadwalkan berlangsung pada 23 Mei 2026 mendatang dapat berjalan lancar, demokratis, serta melahirkan kepengurusan yang solid. Kepengurusan baru diharapkan mampu memperkuat konsolidasi partai di tingkat daerah dan meningkatkan peran serta kontribusi PPP bagi masyarakat. (Wn).






Comment