Kaimana, indikatorNews.co.id – Tim dari Direktorat Sekolah Dasar (SD) Direktorat Jenderal PAUD, Dikdas dan PNF Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikdasmen) RI melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kaimana, Papua Barat. Kedatangan mereka bertujuan untuk memverifikasi usulan pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) di SD Muhammadiyah 1 Kaimana.
Rombongan dipimpin oleh Dr. H. Khamim, M.Pd., didampingi praktisi pendidikan dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Abdullah Mukti, M.Pd., tiba di Bandara Utarom Kaimana, Jumat (17/4/2026). Mereka disambut langsung oleh jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah Provinsi Papua Barat dan Kabupaten Kaimana.
Pembangunan RKB ini diharapkan dapat mendorong percepatan peningkatan Angka Partisipasi Murni (APM) dan Angka Partisipasi Kasar (APK) di Kabupaten Kaimana. Berdasarkan data tahun 2025, capaian APK mencapai 115 persen dan APM sebesar 97,38 persen.
Dengan adanya fasilitas baru ini, daya tampung bagi anak usia 7-12 tahun diharapkan meningkat signifikan menjelang tahun ajaran 2026/2027. Dinas Pendidikan Kabupaten Kaimana menargetkan adanya kenaikan yang signifikan, sehingga ke depannya tidak ada lagi anak usia sekolah yang tidak mendapatkan akses pendidikan.
Ketua Majelis Dikdasmen Muhammadiyah Papua Barat, Aryanto Mumuan, menjelaskan bahwa kunjungan tim pusat ini merupakan tindak lanjut dari undangan yang dikirimkan pihaknya untuk melihat langsung kondisi lapangan.
“Kami yang menyurati dan meminta beliau datang, Alhamdulillah bersedia. Hari ini mereka meninjau kesiapan pembangunan SD Muhammadiyah 1 dan lahan seluas 7.000 meter persegi untuk rencana pembangunan SMA Muhammadiyah Maritim,” ujar Aryanto didampingi Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kaimana, Ustadz KH Zein Farisa.
Aryanto menegaskan, kehadiran Muhammadiyah di dunia pendidikan merupakan bentuk nyata kontribusi dalam mencerdaskan anak bangsa sekaligus mendukung visi dan misi pemerintah daerah.
“Ini wujud konkrit bagaimana Muhammadiyah membantu Pemda membangun pendidikan anak-anak di Kaimana,” tegasnya.
Dijelaskan, Kaimana menjadi salah satu titik sentral pengembangan pendidikan oleh Muhammadiyah di Papua Barat setelah Manokwari. Tahun ini, fokus pembangunan difokuskan untuk jenjang SD dan SMA.
“Tahun 2027 nanti insya Allah diikuti pembangunan SMP, sehingga di Kaimana sudah lengkap dari TK sampai dengan SMA,” tambahnya.







Comment