Manokwari, IndikatorNews.co.id – Halaman Lapangan Kampus Universitas Muhammadiyah (UM) Papua Barat yang beralamat di Jalan Trikora Arfai Nomor 1, Manokwari, akan menjadi lokasi pelaksanaan Sholat Idul Adha 1447 Hijriah yang digelar oleh Persyarikatan Muhammadiyah. Kegiatan ibadah bersama ini dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 27 Mei 2026, mulai pukul 06.30 WIT.
Rektor UM Papua Barat, Hawa Hasan, yang juga ditunjuk sebagai penanggung jawab panitia pelaksana, menyatakan seluruh persiapan telah rampung dan matang. Pihaknya mengundang seluruh elemen sivitas akademika, pengurus persyarikatan, warga Muhammadiyah, hingga masyarakat umum untuk hadir dan meramaikan kegiatan ini. Selasa (19/5/2026).
Momen sakral ini semakin istimewa dengan kehadiran tokoh kunci Muhammadiyah tingkat nasional. Sesuai informasi yang tercantum dalam poster resmi kegiatan, Prof. Dr. H. Irwan Akib, M.Pd. telah ditetapkan sebagai Khatib utama. Saat ini, beliau menjabat sebagai Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah serta Anggota Dewan Pendidikan di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia. Sementara untuk posisi Imam Shalat, akan dipimpin oleh Ustadz Tajwid, S.Hut., seorang tokoh agama yang dikenal luas di tengah masyarakat.
Kehadiran Prof. Irwan Akib bukan hanya untuk memimpin pelaksanaan ibadah semata, melainkan juga menjadi bagian dari agenda strategis yang lebih luas. Dalam khutbahnya, beliau akan mengangkat tema besar bertajuk “Membangun Peradaban Berbasis Tauhid dan Filantropi”. Tema ini dirancang untuk memperkuat landasan keimanan jamaah sekaligus menggerakkan semangat kepedulian dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Selain itu, Prof. Irwan Akib juga dijadwalkan memberikan kuliah umum bagi civitas akademika dan jajaran pengurus, sehingga kunjungan ini menjadi sarana berbagi ilmu serta penyatuan visi pembangunan.
Dukungan penuh juga diberikan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Manokwari, dan LazisMu yang bekerja sama dengan pihak kampus untuk mematangkan segala aspek teknis, pelayanan, serta kenyamanan bagi para jamaah. Kegiatan ini terbuka untuk umum, sekaligus menjadi bukti nyata bahwa Muhammadiyah bersifat inklusif dan menjadi wadah bagi seluruh lapisan masyarakat dalam merayakan kemenangan iman dan makna pengorbanan di Hari Raya Idul Adha. (Wn).






Comment