Teluk Bintuni, IndikatorNews.co.id – Koordinator Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) 7 Suku Teluk Bintuni, Marten Wersin, menyampaikan apresiasi mendalam atas pembacaan Nota Pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 yang disampaikan langsung oleh Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, di hadapan anggota DPRD serta tamu undangan, tokoh masyarakat, dan perwakilan elemen bangsa.
Usai menghadiri undangan tersebut Marten Wersin kepada media ini menyampaikan tiga hal utama yang menurutnya menjadi keunggulan pelaporan LkPJ, yaitu aspek transparansi, akuntabilitas, serta ketepatan sasaran penggunaan anggaran pembangunan. Secara khusus ia memberikan apresiasi yang tinggi terhadap pengelolaan Dana Otonomi Khusus yang menjadi tulang punggung pembangunan di daerah ini.
“Saya juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Bupati Yohanis Manibuy beserta seluruh jajaran pemerintahan yang telah menunjukkan komitmen sungguh-sungguh dalam membangun masyarakat Teluk Bintuni. Terutama melalui pengelolaan Dana Otsus yang kini semakin terarah, tidak hanya berhenti di atas kertas, namun benar-benar dirasakan dampaknya oleh kami masyarakat adat tujuh suku,” ujar Marten seusai acara, Kamis (16/7/2026) belum lama ini.
“Kami melihat pemerintahan Bapak Bupati Manibuy benar-benar memegang amanah dengan baik. Setiap rupiah yang dikelola dapat dipertanggungjawabkan dengan jelas, dan hasilnya kini mulai terlihat nyata di tengah lingkungan tempat kami tinggal. Ini adalah bukti nyata bahwa kepemimpinan yang bersih dan berpihak pada rakyat akan mampu mewujudkan cita-cita keadilan bagi seluruh anak bangsa di tanah ini,” tambahnya.
Marten juga berharap agar standar kualitas pengelolaan keuangan daerah seperti yang tercermin dalam LKPJ 2025 ini dapat terus dipertahankan bahkan ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang.
Ia meyakini, dengan kerja sama yang erat antara pemerintah daerah, DPRD, serta partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat termasuk lembaga adat, cita-cita mewujudkan Teluk Bintuni yang makmur, adil, dan sejahtera akan segera tercapai.
Sementara itu, Bupati Yohanis Manibuy dalam nota pengantarnya menyatakan bahwa LKPJ Tahun Anggaran 2025 merupakan wujud keterbukaan pemerintah dalam mempertanggungjawabkan amanah yang telah diberikan masyarakat.
Seluruh kebijakan dan penggunaan anggaran, termasuk Dana Otsus, telah disusun dengan prinsip kehati-hatian, prioritas kebutuhan rakyat, serta berlandaskan peraturan perundang-undangan yang berlaku. (Wn).






Comment