Daerah Lingkungan
Home / Lingkungan / Optimalkan Intake Sungai Rajawali, BWS Papua Barat Pastikan Pasokan Air Bersih Lancar di Manimeri dan Sekitarnya

Optimalkan Intake Sungai Rajawali, BWS Papua Barat Pastikan Pasokan Air Bersih Lancar di Manimeri dan Sekitarnya

MANOKWARI, IndikatorNews.co.id — Pasca banjir Sungai Rajawali tahun 2024 yang merusak intake, Balai Wilayah Sungai (BWS) Papua Barat di tahun 2026, berjanji akan segera optimalisasi kembali penyempurnaan sistem air baku di wilayah perkotaan, Teluk Bintuni.

Fokusnya satu, guna memastikan air mengalir aman, efisien, dan berkelanjutan untuk warga Distrik Manimeri dan sekitarnya dapat segera diwujudnyatakan.

Komitmen itu ditegaskan Kepala BWS Papua Barat Wempy Nauw, pada Kamis (2/7/2026), saat membeberkan progres pembangunan air baku di Kabupaten Teluk Bintuni, yang sementara ini tengah ditangani.

Tentunya, BWS Papua Barat tidak berjalan sendiri. Instansi ini memperkuat kolaborasi dengan Pemkab Teluk Bintuni untuk memaksimalkan penyediaan dan pengelolaan air baku bersama instansi teknis di daerah dan kemitraan kelembagaan.

Menurut Wempi, bahwa kolaborasi penting ditingkatkan, mengingat BWS punya kewenangan teknis di infrastruktur hulu, mulai dari pembangunan intake atau jaringan penangkap air, hingga pipa transmisi menuju reservoir. Sementara Pemkab dan BPBPK Cipta Karya Papua Barat fokus pada pengolahan hingga pelayanan ke masyarakat.

Percepat Layanan Kependudukan, Disdukcapil Teluk Bintuni Berinovasi Terbitkan Digital Salak Berbasis Online

“Tahun ini kami dari BWS Papua Barat menyempurnakan intake bendung yang rusak akibat banjir di Sungai Rajawali pada tahun 2024 dan perbaikan pipa di jalan raya,” ujar Wempy Nauw.

Langkah konkret yang dikerjakan: perbaikan intake bendung, pengelolaan sedimen, dan penguatan stabilitas struktur. Tujuannya mengoptimalkan debit air agar distribusi dari hulu ke hilir tidak tersendat.

Untuk sementara itu, Air baku dari intake kini sudah sampai di Water Treatment Plant (WTP) dan mengisi bak Hidran Umum (HU) dengan aman. Artinya pasokan untuk kebutuhan harian warga sudah siap disalurkan.

Meski demikian, BWS akan terus mengoptimalkan aset yang ada. Bangunan intake, jaringan pipa, bak HU, dan aksesoris perpipaan akan dibenahi agar berfungsi tanpa kendala jangka panjang.

Kolaborasi dengan BPBPK Cipta Karya difokuskan pada rantai akhir: mengubah air baku menjadi air bersih yang siap pakai. Mulai dari pengolahan di WTP hingga Sambungan Rumah (SR).

Pedagang UMKM Apresiasi Kapolres Teluk Bintuni di HUT Bhayangkara ke-80, Habis Terjual

“Dengan langkah awal ini semoga sistem pengelolaan air baku menjadi air bersih bisa dilaksanakan dengan baik, sehingga ke depan kebutuhan bersih untuk rumah tangga, kebersihan, dan kegiatan ekonomi masyarakat di Distrik Manimeri, Kampung Atibo, Awaba, SP 4, Tisay, dan wilayah sekitarnya dapat terpenuhi,” kata Wempy.

Terkait progres Instalasi dan titik layanan dapat diketahui, bahwa :
1. Bak penjernihan dan pengolahan sejauh ini berfungsi sempurna.
2. Jaringan pipa penghantar telah terpasang rapi dan aman.
3. Sistem aliran & debit sementata berjalan lancar.

Selain itu, jumlah titik penyaluran pelayanan air bagi masyarakat terbagi diantaranya adalah :
1. Bak HU1 Kodim Atibo: Siap menampung dan menyalurkan air bersih.
2. Bak HU2 Kebun Jeruk Atibo Manimeri telah beroperasi melayani warga sekitar.
3. Bak HU3 Balai Kampung SP 4, sudah dialiri air baku stabil.
4. Bak HU4 Kampung Awaba/Beimes, lebih dulu telah mulai dimanfaatkan warga setempat.
5. Bak HU5 Tisay, prosesi penyaluran air berjalan lancar.
6. Air Valve Manimeri, yang adalah pengatur aliran berfungsi normal.

Wempy juga menyampaikan apresiasi kepada TNI, Pemkab Teluk Bintuni, BPBPK Cipta Karya, tokoh masyarakat, dan warga setempat, karena tentu hal ini merupakan kunci kelancaran pembangunan program air bersih didaerah dapat di kerjakan dengan baik.

Selain itu, dengan kehadiran air bersih yang dapat dinikmati Masyarakat, diharapkan bisa menjadi fondasi baru bagi kesehatan, produktivitas, dan pertumbuhan ekonomi masyarakat wilayah perkotaan dan manimeri kedepannya berjalan baik. (Tim/Red).

Dinas PUPR Teluk Bintuni Sosialisasikan Peningkatan Jalan Barma–Moskona Barat, Libatkan Masyarakat Adat Sejak Awal

Comment

Leave a Reply