TELUK BINTUNI, IndikatorNews.co.id – Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disdikbudpora) Kabupaten Teluk Bintuni, Dr. Henry D. Kapuangan, S.IP., S.Pd., MM, secara resmi melepas tim Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI dari SMA Negeri 1 Bintuni, Rabu (08/07/2026). Tim beranggotakan 10 siswa terbaik ini akan membawa nama Kabupaten Teluk Bintuni pada ajang kompetisi tingkat Provinsi Papua Barat.
Acara pelepasan turut dihadiri Kepala Bidang Pendidikan Menengah dan Kejuruan (Dikmanjur) Disdikbudpora Teluk Bintuni Therianto Yumame, Kepala SMAN 1 Bintuni Dorkas Adolfina Ndun, S.Pd., Gr., guru pendamping, pembimbing, serta orang tua peserta.
Dalam sambutannya, Dr. Henry menyampaikan kebanggaan mendalam atas terpilihnya siswa SMAN 1 Bintuni sebagai duta pendidikan daerah. “Anak-anak yang akan mengikuti lomba ini adalah putra-putri terbaik Teluk Bintuni. Kalian adalah duta-duta pendidikan yang membawa nama baik daerah di tingkat Provinsi Papua Barat,” ujarnya.
Ia berpesan kepada seluruh peserta untuk tetap menjunjung tinggi nilai kejujuran, disiplin, kerja keras, serta sportivitas selama berkompetisi. “Juara adalah tujuan kita, tetapi kejujuran, disiplin, kerja keras, dan sportivitas harus tetap menjadi pegangan. Jaga nama baik sekolah dan Kabupaten Teluk Bintuni selama mengikuti perlombaan,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni juga memastikan dukungan penuh terhadap kebutuhan tim selama mengikuti seluruh rangkaian kompetisi. Dr. Henry berharap tim dapat meraih prestasi terbaik dan berhak melaju hingga ke tingkat nasional.
Sementara itu, guru pendamping Aprida Nasadit, S.Sos., Gr., menjelaskan seluruh peserta telah menjalani persiapan secara intensif sebelum keberangkatan. Materi persiapan meliputi pendalaman 4 Pilar Kebangsaan, latihan soal, simulasi lomba, hingga pembinaan kedisiplinan dan kerja sama tim.
“Berdasarkan hasil evaluasi, seluruh peserta siap secara fisik maupun mental untuk mengikuti perlombaan. Kami juga mengucapkan terima kasih atas dukungan dari Disdikbudpora, pihak sekolah, rekan guru, hingga orang tua siswa,” ungkap Aprida.
Kompetisi tahun ini mengusung tema “Melangkah dengan Semangat Berkompetisi dengan Cerdas dan Mengamalkan Nilai-Nilai 4 Pilar Kebangsaan.”
Di kesempatan terpisah, Dr. Henry menegaskan peningkatan kualitas sumber daya manusia bukan hanya tanggung jawab pemerintah daerah atau sekolah semata, melainkan tugas bersama. Ia juga meminta SMAN 1 Bintuni terus berkembang menjadi sekolah percontohan.
“Pendidikan harus menjadi prioritas utama. Kita tidak boleh bekerja biasa-biasa saja. Semua pihak harus bersinergi untuk mempercepat peningkatan kualitas SDM di Teluk Bintuni. SMAN 1 Bintuni harus menjadi model, baik dari sisi manajemen, kurikulum, maupun kualitas lulusannya,” pungkasya. (Wn).





Comment