Daerah Sosial
Home / Sosial / Bupati Yohanis Manibuy Ajak Warga IKT Dukung Pembangunan Daerah

Bupati Yohanis Manibuy Ajak Warga IKT Dukung Pembangunan Daerah

Teluk Bintuni, IndikatorNews.co.id – Musyawarah Wilayah (Muswil) IV Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Provinsi Papua Barat yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-51 IKT Kabupaten Teluk Bintuni resmi dibuka oleh Asisten III Pemerintah Provinsi Papua Barat, Otto Parorongan, di Sekretariat Tongkonan Awarepi, Distrik Bintuni, Kabupaten Teluk Bintuni, Sabtu (30/05/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Asisten III Provinsi Papua Barat Otto Parorongan, Ketua IKT Papua Barat Kornelius Mangalik, Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy, SE., MH., Wakil Bupati Joko Lingara, anggota DPRD Provinsi Papua Barat Erwin Beddu Nawawi, anggota DPRK Teluk Bintuni Daniel Dudung Madika, para tokoh masyarakat, pengurus IKT se-Papua Barat, serta ratusan warga Toraja yang berdomisili di berbagai kabupaten di Papua Barat.

Ketua Panitia Muswil IV IKT Papua Barat dan HUT ke-51 IKT Teluk Bintuni, Kompol (Purn) Markus G. Sarire, dalam laporannya menyampaikan bahwa Muswil merupakan agenda organisasi yang dilaksanakan setiap lima tahun sekali sebagai sarana konsolidasi, evaluasi, dan regenerasi kepemimpinan dalam tubuh IKT Papua Barat.

Menurutnya, pelaksanaan Muswil bertujuan meningkatkan kapasitas organisasi, memperkuat persatuan dan kesatuan anggota, membangun hubungan kekeluargaan, serta mengembangkan potensi seluruh warga Toraja yang tersebar di Papua Barat.

“Musyawarah wilayah ini menjadi wadah untuk memperkuat kebersamaan dan menentukan arah organisasi ke depan. Warga Toraja yang berada di Teluk Bintuni maupun di seluruh Papua Barat merupakan bagian dari masyarakat yang turut bertanggung jawab dalam pembangunan daerah,” ujarnya.

Revitalisasi Satuan Pendidikan di Teluk Bintuni: Wujud Hadirnya Negara Demi Pendidikan Bermutu untuk Semua

Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan Muswil IV dan HUT ke-51 IKT Teluk Bintuni sengaja digabungkan dalam satu kepanitiaan sebagai bentuk efisiensi anggaran dan sumber daya manusia. Kegiatan tersebut didukung oleh partisipasi anggota IKT, para donatur, serta bantuan dari pemerintah daerah.

Sementara itu, Ketua IKT Kabupaten Teluk Bintuni, Drg. Ferdinand Mangalik, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan besar tersebut di Teluk Bintuni. Ia mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada IKT Teluk Bintuni sebagai tuan rumah Muswil IV IKT Papua Barat.

Menurut Ferdinand, momentum Muswil dan HUT ke-51 menjadi bukti eksistensi masyarakat Toraja yang telah hidup berdampingan dengan berbagai suku di Kabupaten Teluk Bintuni selama puluhan tahun.

“Kita harus terus menjaga kebersamaan, memperkuat persaudaraan, dan menjadi pelopor dalam menjaga toleransi serta kerukunan di tengah keberagaman masyarakat Teluk Bintuni. Mari kita terus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh warga Toraja untuk mendukung visi pembangunan Kabupaten Teluk Bintuni yang Sehat, Religius, Energik, Handal, Smart, dan Inovatif, serta menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan kemajuan daerah.

Panahan Tradisional Moskona Semarakkan HUT ke 23 Teluk Bintuni, Yasmin Yasir Tekankan Pentingnya Pelestarian Budaya

Ketua IKT Papua Barat, Kornelius Mangalik, dalam sambutannya menekankan bahwa usia organisasi yang telah mencapai lebih dari lima dekade merupakan bukti kekuatan persatuan dan kebersamaan warga Toraja di Papua Barat.

Menurutnya, organisasi tidak diukur dari usia semata, tetapi dari kemampuan menjaga keutuhan dan kekompakan seluruh anggotanya. Ia mengingatkan bahwa pengalaman organisasi menunjukkan bahwa perpecahan hanya akan menghambat pelayanan dan kemajuan organisasi.

“Musyawarah wilayah bukan hanya forum memilih ketua baru, tetapi forum tertinggi organisasi untuk menyatukan gagasan, memperkuat rekonsiliasi, serta membangun masa depan IKT Papua Barat yang lebih baik,” tegasnya.

Kornelius juga mengingatkan bahwa IKT merupakan organisasi sosial kemasyarakatan yang berlandaskan pelayanan dan pengorbanan. Karena itu, seluruh pengurus dan anggota harus mengedepankan etika, moral, kejujuran, dan rasa saling menghormati dalam menjalankan organisasi.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, SE., MH., menyampaikan apresiasi atas kontribusi masyarakat Toraja dalam pembangunan daerah. Ia menilai masyarakat Toraja dikenal sebagai kelompok yang pekerja keras, menjunjung tinggi adat dan budaya, serta mampu beradaptasi dengan lingkungan sosial yang majemuk.

Teluk Bintuni Siap Sambut Kunjungan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Besok

“Keberadaan Ikatan Keluarga Toraja tidak hanya menjadi wadah pelestarian budaya, tetapi juga menjadi perekat persatuan dan kebersamaan dalam kehidupan masyarakat yang beragam,” ujar Bupati.

Yohanis berharap Muswil IV dapat menjadi momentum evaluasi program kerja, penguatan organisasi, dan pemilihan kepengurusan baru yang lebih solid, kreatif, dan responsif terhadap perkembangan zaman.

Ia juga mengajak IKT untuk terus mendukung program pembangunan daerah melalui visi besar “Teluk Bintuni Serasi” dalam rangka mewujudkan Papua Barat yang aman, sejahtera, mandiri, dan bermartabat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni, saya mengucapkan selamat ulang tahun ke-51 kepada IKT Kabupaten Teluk Bintuni. Semoga IKT terus menjadi rumah besar yang mempersatukan seluruh warga Toraja serta menjadi perekat persaudaraan antar suku dan golongan di Papua Barat,” tuturnya.

Mewakili Gubernur Papua Barat, Asisten III Setda Papua Barat Otto Parorongan menyampaikan penghargaan kepada seluruh pengurus IKT Papua Barat periode 2019–2025 atas dedikasi dan pengabdiannya dalam membangun organisasi serta menjaga kerukunan masyarakat.

Ia menilai IKT telah memberikan kontribusi besar dalam mempererat persaudaraan, menjaga stabilitas sosial, serta mendukung pembangunan di Papua Barat melalui berbagai kegiatan sosial, budaya, kepemudaan, dan kemasyarakatan.

“Musyawarah wilayah ini memiliki arti penting sebagai forum evaluasi program kerja, penyusunan kebijakan organisasi, dan regenerasi kepemimpinan. Saya berharap Muswil IV berlangsung demokratis, penuh semangat kekeluargaan, serta menghasilkan keputusan terbaik bagi kemajuan organisasi,” katanya.

Mengakhiri sambutannya, Otto Parorongan mengajak seluruh peserta Muswil untuk terus menjaga persatuan, memperkuat kebersamaan, dan menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga kedamaian, toleransi, serta mendukung pembangunan di Papua Barat.

Dengan mengucapkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, Otto Parorongan secara resmi membuka Musyawarah Wilayah IV Ikatan Keluarga Toraja Provinsi Papua Barat yang berlangsung di Kabupaten Teluk Bintuni.

“Dengan memohon tuntunan dan berkat Tuhan Yang Maha Kuasa, Musyawarah Wilayah IV Ikatan Keluarga Toraja Provinsi Papua Barat secara resmi saya nyatakan dibuka,” ucapnya yang disambut tepuk tangan meriah seluruh peserta yang hadir. (Wn).

Comment

Leave a Reply