Mimika, IndikatorNews.co.id – Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, menghadiri rapat koordinasi seluruh kepala daerah se-Tanah Papua yang digelar untuk memperkuat implementasi kebijakan Otonomi Khusus (Otsus) serta mempercepat laju pembangunan di wilayah tersebut. Rabu (13/5/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan Asosiasi Kepala Daerah Provinsi se-Tanah Papua ini berlangsung selama dua hari, yakni pada 11 hingga 12 Mei 2026, dan mempertemukan enam gubernur serta para bupati dan wali kota se-Tanah Papua di Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
Acara dibuka secara resmi oleh Staf Khusus Menteri Dalam Negeri Bidang Pemerintahan Desa dan Pembangunan Perbatasan, Hoiruddin Hasibuan. Turut hadir sebagai narasumber anggota Komisi II DPR RI, Komarudin Watubun, bersama perwakilan kementerian, lembaga, dan para pemangku kebijakan strategis untuk membahas arah pengembangan Tanah Papua ke depan.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Yohanis didampingi langsung oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Teluk Bintuni, Rifaldi Kwando, Forum ini mengusung tema “Penguatan Implementasi Kebijakan Otonomi Khusus Papua dalam Rangka Mewujudkan Papua yang Lebih Sejahtera”, yang menjadi langkah strategis menyelaraskan program pembangunan dengan tujuan utama kebijakan Otsus.
Dalam kesempatan itu, Bupati Yohanis menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih setinggi-tingginya kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas perhatian besar yang diberikan melalui peningkatan alokasi dana Otsus untuk tahun anggaran 2026. Dalam rapat koordinasi tersebut, dipaparkan bahwa alokasi dana Otsus Papua tahun ini naik secara signifikan mencapai Rp12,69 triliun.
Menurut Bupati Yohanis, kebijakan yang diambil Presiden Prabowo merupakan bukti keberpihakan nyata pemerintah pusat terhadap percepatan pembangunan di daerah otonomi khusus. Kenaikan nilai dana tersebut dinilai sangat strategis untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama di sektor pendidikan, kesehatan, pembangunan infrastruktur, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat asli Papua.
“Kami sangat mengapresiasi langkah Bapak Presiden Prabowo. Kenaikan Dana Otsus ini adalah bukti nyata pemerintah pusat hadir dan mendengar aspirasi daerah. Kami berharap kolaborasi yang terbangun melalui rapat koordinasi ini dapat memperkuat implementasi Otsus agar lebih produktif, serta selaras dalam penyusunan program dan kebijakan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah,” ujar Bupati Yohanis.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni siap terlibat aktif dan bersinergi dengan pemerintah pusat serta seluruh pemangku kepentingan. Tujuannya agar pemanfaatan dana Otsus berjalan tepat sasaran, selaras dengan arah pembangunan nasional, dan menjawab kebutuhan masyarakat di tingkat akar rumput. Dukungan penuh juga disampaikan terhadap pelaksanaan program strategis nasional yang digagas Presiden Prabowo, yang akan terus berjalan sepanjang tahun 2026 hingga periode 2027–2029.
Sementara itu, Ketua Asosiasi Kepala Daerah se-Tanah Papua, Meki Fritz Nawipa, menegaskan bahwa forum ini menjadi momentum penting untuk menyatukan arah, komitmen, dan langkah bersama dalam mempercepat pembangunan Papua yang inklusif dan berdaya saing.
Meki mengajak seluruh kepala daerah di Tanah Papua untuk memastikan setiap rupiah dana Otsus yang disalurkan pemerintah pusat dialokasikan pada program-program yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat. Ia berharap pertemuan ini menjadi ruang konsolidasi besar yang menghasilkan kesepahaman bersama, agar pembangunan ke depan berjalan lebih baik serta membawa masyarakat menuju kemajuan dan kesejahteraan.
Rapat koordinasi ini diharapkan dapat melahirkan langkah strategis dan konkret untuk memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan efektivitas penggunaan dana Otsus, serta mempercepat pembangunan di berbagai sektor. Hal ini sejalan dengan tujuan besar mewujudkan Tanah Papua yang maju, mandiri, dan sejahtera bagi seluruh warganya. (Wn).






Comment