Teluk Bintuni, IndikatorNews.co.id – Ikatan Keluarga Madura (IKAMA) Teluk Bintuni menegaskan bahwa kepedulian terhadap anak yatim, piatu, dan keluarga duafa bukanlah kewajiban yang hanya dilaksanakan pada bulan tertentu atau hari-hari besar nasional saja.
Nilai berbagi tersebut telah menjadi tanggung jawab bersama yang dijalankan secara berkelanjutan sebagai wujud persaudaraan sesama makhluk ciptaan Tuhan. Hal ini seperti di sampaikan Ketua IKAMA Teluk Bintuni, Siman, saat memimpin prosesi dalam penyaluran bantuan dan santunan kepada anak yatim serta keluarga kurang mampu di wilayah Teluk Bintuni. Rabu (24/6/2025).
Menurutnya, kegiatan ini bertepatan masih dalam rangka memperingati 10 Muharram 1448 H, yang di rangkaian dan murni merupakan bentuk kepedulian dari, oleh, keluarga besar Madura yang berdomisili di Teluk Bintuni, untuk sesama.
“Menyantuni yang membutuhkan bukan sekadar rutinitas sesaat saat momen tertentu. Ini adalah tanggung jawab kemanusiaan yang harus terus hidup dalam hati setiap kita. Kegiatan ini sepenuhnya bersumber dari sumbangsih tulus seluruh jajaran keluarga Madura Teluk Bintuni, sebagai bukti nyata kepedulian sesama,” ujar Siman.
Kegiatan yang digelar ini tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan materiil, tetapi juga bertujuan mempererat tali silaturahmi antarwarga serta menanamkan nilai-nilai kebaikan kepada generasi muda.
Selaku Ketua IKAMA, pihaknya mengucapkan banyak terima kasih, kepada seluruh keluarga besar Madura Teluk Bintuni, dan berharap langkah ini dapat menginspirasi komunitas lain untuk turut aktif hadir membantu mereka yang membutuhkan tanpa menunggu momen khusus.
Siman menambahkan, ke depannya IKAMA akan terus menjadikan program kepedulian sosial ini sebagai agenda rutin organisasi. Hal ini dilakukan agar semangat berbagi dan saling menguatkan senantiasa terjaga, menciptakan lingkungan masyarakat yang lebih peduli, saling melengkapi, dan sejahtera bersama di tanah perantauan. (Wn).






Comment