Teluk Bintuni, IndikatorNews.co.id – Plt. Ketua Dewan Pimpinan Daerah (Depidar) Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Papua Barat, Mozes Rudy F. Timisela, menyerahkan langsung Surat Keputusan (SK) pembentukan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) SOKSI Kabupaten Teluk Bintuni. Kamis (11/6/2026).
Penyerahan dilakukan dalam pertemuan santai di salah satu Resto, Kompleks Awarepi, Rabu malam. SK bernomor SKEP-003/DEPIDAR-SOKSI.PB/VI/2026 itu menetapkan Alif Permana, S.H., CLD sebagai Pelaksana Tugas Ketua DPC SOKSI Teluk Bintuni.
Ia akan didampingi sepuluh pengurus awal untuk melengkapi struktur organisasi hingga tingkat distrik dan kampung, sebelum akhirnya menyelenggarakan Musyawarah Cabang guna memilih ketua definitif.
Timisela yang juga mantan Ketua DPD Partai Golkar Papua Barat menegaskan, kehadirannya secara langsung bukan sekadar seremonial. Ia ingin mengubah pola konsolidasi yang selama ini hanya mengirim dokumen.
“Saya datang sendiri untuk menanam pohon bernama SOKSI. Ini bagian dari mengubah cara kerja, agar organisasi benar-benar tumbuh dari akar rumput,” ujarnya di hadapan pengurus yang hadir.
Dalam arahannya, Timisela mengingatkan posisi strategis SOKSI sebagai salah satu Kelompok Induk Organisasi (KINO) pendiri Partai Golkar. Didirikan 20 Mei 1960 atas gagasan Prof. Suhardiman, organisasi ini berperan sebagai dapur kader, penyerap aspirasi, dan penyalur kekuatan politik yang menjaga semangat kekaryaan Golkar.
Ia menekankan pentingnya kemandirian organisasi. “Roda organisasi harus berjalan independen dan bebas dari intervensi pihak luar. Ini tanggung jawab sejarah sebagai penopang kekuatan partai,” tegasnya.
Selain memperkuat struktur internal, Timisela juga meminta jajaran SOKSI Teluk Bintuni mendukung penuh komitmen politik Golkar mendukung kepemimpinan Bupati Yohanis Manibuy untuk dua periode. Stabilitas politik dinilai menjadi syarat utama agar pembangunan dan kesejahteraan masyarakat berjalan optimal.
Konsolidasi di Teluk Bintuni ini menjadi langkah awal. Ke depannya, hal serupa akan dilakukan di seluruh kabupaten se-Papua Barat. Timisela berharap penyerahan SK tidak hanya soal administrasi, melainkan mempererat silaturahmi, membangkitkan semangat pengabdian, dan menyiapkan kader unggul menyongsong Indonesia Emas 2045.
Penyerahan ini menandai babak baru SOKSI Papua Barat yang ingin lebih membumi, langsung menyapa kader di lapangan, dan memperluas jangkauan hingga ke lapisan masyarakat terbawah.(Wn).






Comment