TELUK BINTUNI, IndikatorNews.co.id – Menjelang peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, semangat nasionalisme menyelimuti Teluk Bintuni. Anas pria usia (48), pedagang asal Jawa Barat, bersama timnya berjuang menghadirkan bendera merah putih dan atribut kemerdekaan bagi masyarakat setempat sejak 1 hingga 16 Agustus 2026 mendatang.
Berbagai jenis bendera dan variasi umbul-umbul tersedia, mulai dari yang ukuran 1 meter 50 cm seharga Rp50 ribu per lembar, umbul-umbul biasa Rp30 ribu, umbul-umbul bermotif mulai Rp250 ribu hingga Rp300 ribu, serta bendera kecil untuk kendaraan bermotor dibanderol Rp10 ribuan. Semua bahan dibawanya langsung dari kampung halamannya di Jawa Barat agar kualitas terjamin.
“Sudah dua tahun terakhir saya berjualan di Teluk Bintuni setiap momen kemerdekaan. Saya tinggal di kosan Kampung Lama bersama tiga orang rekan saya, jadi satu tim beranggotakan empat orang,” ujar Anas dengan senyum ramah saat ditemui di lokasi dagangannya, dipinggir jalan raya Kalikodok Distrik Bintuni. Selasa (11/8/2026).
Mereka beroperasi jualan setiap hari di sejumlah titik lokasi di Bintini, mulai pukul 06.00 pagi hingga 18.00 sore. Meski lelah, usaha ini membuahkan hasil, dengan rata-rata keuntungan yang diraih mencapai Rp500 ribu per hari.
Bagi Anas, menjual bendera merah putih bukan sekadar mencari nafkah, melainkan cara turut serta menjaga semangat persatuan Bhineka Tunggal Ika di tanah Papua.
“Insyaallah Indonesia ke depannya menjadi lebih baik. Saya berharap pemerintahan nantinya semakin berpihak kepada rakyat kecil seperti kami, sehingga kami bisa berusaha dengan lebih tenang dan sejahtera,” harapnya penuh optimisme.
Di sela-sela kesibukan melayani pembeli, Anas menyampaikan bahwa kebersamaan dan semangat gotong royong antarwarga serta pelaku usaha kecil menjadi kunci keberhasilan dalam menjalani usaha di perantauan ini.
Ia berharap merah putih yang terpasang di seantero Teluk Bintuni menjadi simbol persaudaraan yang tak terputus bagi seluruh anak bangsa. (Wn).





Comment