Daerah
Home / Daerah / Pembukaan Rangkaian HUT ke-23 Teluk Bintuni, Berikut Penjelasan Ketua Panitia

Pembukaan Rangkaian HUT ke-23 Teluk Bintuni, Berikut Penjelasan Ketua Panitia

Teluk Bintuni, IndikatorNews.co.id – Suasana semarak menyelimuti acara pembukaan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Teluk Bintuni, Senin (25/5/2026). Momen peluncuran kegiatan ini sekaligus menandai dimulainya Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Pelajar 2026 yang melibatkan ratusan peserta dari berbagai jenjang pendidikan hingga masyarakat umum.

Di sela-sela usai acara pembukaan, Yakomina Jhen Fimbay selaku Ketua Panitia yang juga menjabat sebagai Asisten III Sekretariat Daerah (Setda) Teluk Bintuni, menyampaikan penjelasan lengkap mengenai persiapan, tujuan, hingga rincian kegiatan yang telah disusun panitia.

“Rangkaian peringatan HUT Kabupaten Teluk Bintuni tahun ini mengusung tema besar ‘Tumbuh Serasi, Tangguh Bersinergi’, dengan subtema ‘Bersama Kita Tingkatkan Tata Kelola Pemerintahan, Ekonomi dan Sosial untuk Kemajuan Teluk Bintuni yang Berkelanjutan’. Tema ini kami angkat sebagai cerminan semangat kita semua untuk terus maju, tumbuh bersama, dan bersatu padu dalam membangun daerah yang lebih baik dan berdaya saing,” ungkap Yakomina saat ditemui usai pembukaan acara secara resmi.

Menurut Yakomina, Porseni Pelajar dipilih menjadi kegiatan pembuka karena memiliki nilai strategis dalam menjaring potensi generasi muda sekaligus mempererat ikatan persaudaraan antarpelajar se-Teluk Bintuni.

“Pelaksanaan Porseni Pelajar Tahun 2026 ini kami jadikan pintu awal seluruh rangkaian kegiatan. Ini adalah wadah nyata bagi anak-anak kita untuk mengembangkan bakat, kreativitas, dan produktivitas mereka. Lebih dari itu, kegiatan ini bertujuan mempererat persatuan dan persaudaraan antar pelajar, terlepas dari latar belakang mana pun mereka berasal,” jelasnya.

Wakili Umat Muslim Teluk Bintuni, Ketua MUI Ustad Rahman Urbun Apresiasi Penyaluran Hewan Kurban

Lebih lanjut ia menyampaikan, ada sejumlah tujuan utama yang ingin dicapai melalui kegiatan ini. “Kami ingin menumbuhkan semangat persatuan dan kebersamaan, mengembangkan potensi olahraga dan seni, serta menanamkan nilai-nilai luhur seperti sportivitas, kedisiplinan, dan kreativitas. Tak kalah penting, kegiatan ini juga bertujuan memeriahkan perayaan hari jadi kabupaten tercinta kita ini,”

Ditanya mengenai jumlah peserta dan cabang yang diperlombakan, Yakomina menyebutkan antusiasme masyarakat dan pelajar sangat tinggi. Secara total, panitia mencatat ada 593 peserta yang terbagi dalam berbagai cabang, mulai dari olahraga, seni, hingga akademik. Peserta berasal dari jenjang SD, SMP, SMA/SMK, serta kategori umum dan lansia.

“Untuk cabang sepak bola misalnya, kami mencatat ada 29 tim yang bertanding, terdiri dari 12 tim SD, 9 tim SMP, dan 8 tim SMA. Cabang bola voli diikuti 19 tim dari tingkat SMP dan SMA. Kemudian untuk lomba lari marathon, jumlah pesertanya mencapai sekitar 250 orang, mencakup semua kategori dari anak sekolah hingga lansia,” rinci Yakomina.

Selain itu, ia juga menyebutkan cabang lain yang tak kalah diminati. “Cabang panahan diikuti 249 peserta dari SD hingga SMA serta kategori tradisional. Ada juga catur dengan rincian 25 peserta pelajar dan 40 peserta umum. Kami juga mengadakan lomba pidato Bahasa Inggris untuk mengasah kemampuan akademik dan kreativitas.

Bukan hanya olahraga dan seni, Yakomina memaparkan bahwa sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga turut ambil bagian dengan menyusun program kerja yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Idul Adha 1447 H : Teluk Bintuni Terima Hewan Kurban Bantuan Presiden, Simbol Perhatian Pusat Untuk Papua Barat

“Dinas Pemberdayaan Kampung akan menggelar lomba kebersihan kampung guna mendorong lingkungan sehat. Sementara RSUD bersama IDI dan organisasi profesi kesehatan menyiapkan rangkaian kegiatan sosial, seperti penyuluhan kesehatan di seluruh puskesmas, pembagian kacamata gratis, skrining mamografi, pemeriksaan ekokardiografi bagi lansia, hingga donor darah,” paparnya.

Panitia juga menyiapkan kegiatan terbuka bagi seluruh warga, antara lain jalan sehat sambil memungut sampah, senam bersama, pembagian hadiah hiburan, dan kegiatan

Terkait jadwal puncak perayaan, Yakomina menjelaskan momen utama HUT ke-23 jatuh pada 9 Juni 2026 dan akan dipusatkan di Kota Bintuni. Namun, perayaan wajib digelar di seluruh distrik dengan pengecualian tertentu.

“Perayaan wajib dilaksanakan di seluruh distrik, kecuali Distrik Moskona Utara dan Moskona Utara Jauh yang kami pertimbangkan kondisinya terkait situasi konflik. Sementara itu, Distrik Bintuni, Manimeri, dan Bintuni Timur akan melaksanakan perayaan secara gabungan di tingkat kabupaten,” tegasnya.

Seluruh rangkaian kegiatan ini dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) serta dukungan dari berbagai OPD seperti Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, RSUD, Dinas Pemberdayaan Kampung, serta partisipasi pihak lain yang tidak mengikat.

Bupati Yohanis Manibuy Buka Porseni, Tandai Awal Rangkaian HUT Ke-23 Teluk Bintuni

Ia juga menjelaskan untuk pembuatan logo HUT ke 23 Teluk Bintuni, telah melalui mekanisme sayembara dengan durasi 3 hari, hanya bagi para ASN mengingat keterbatasan waktu yang ada.

Dari 10 macam logo yang dimasukkan ke Panitia, sudah mendapatkan penilaian dari unsur pimpinan, sehingga logo yang terpilih memiliki nilai filosofi maupun sinopsis sama dengan tema peringatan HUT tahun ini. Dan akan dijelaskan pada rangkaian di hari puncak HUT mendatang.

Selain itu Yakomina Jhen Fimbay juga mengucapkan permohonan maafnya dan berharap untuk kedepan sayembara pembuatan logo akan di persiapan lebih awal dan di buka untuk umum, karena ia menilai banyak putra-putri Teluk Bintuni yang memiliki potensi untuk mendesain logo.

“Atas nama panitia, kami ucapkan terima kasih kepada Bupati, Wakil Bupati, DPRK, dan seluruh dinas terkait yang telah mendukung dan memberikan arahan. Besar harapan kami, seluruh rangkaian kegiatan ini dapat berjalan aman, tertib, lancar, dan sukses hingga puncak perayaan nanti demi kemajuan Teluk Bintuni yang berkelanjutan,” pungkas Yakomina mengakhiri percakapan. (Wn).

Comment

Leave a Reply